October 24, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Belum Aman dari Pandemi, Seluruh Bentuk Perayaan Imlek di Taiwan Dibatalkan

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Taiwan pada Selasa, 19 Januari 2021, membatalkan sebuah festival besar yang sedianya digelar pada perayaan Imlek. Keputusan itu diambil setelah ada empat warga lokal positif Covid-19. Jumlah itu tertinggi dalam 11 bulan terakhir.

Taiwan khawatir dengan adanya kasus penularan antar masyarakat lokal ini, di mana kasus penularan pertama terjadi pada Desember dan sekarang ini di sebuah rumah sakit di Kota Taoyuan. Taiwan sejauh ini bisa mengendalikan penyebaran wabah virus corona lewat metode pencegahan dini, yang efektif.

Di Taiwan, total ada 868 kasus positif Covid-19, yang sebagian besar dialami oleh mereka yang baru pulang dari luar negeri. Angka kematian akibat Covid-19 ada tujuh orang dan 102 pasien Covid-19 sekarang masih di rawat.

Festival Lentera Taiwan, yakni festival tahunan untuk menandai masuknya tahun baru. Pada tahun ini, Imlek jatuh pada pertengahan Februari 2021. Namun acara besar itu dibatalkan gara-gara Covid-19.

“Ini keputusan yang berat, namun mencegah pandemi Covid-19 adalah prioritas kami,” kata Menteri Transportasi Taiwan, Lin Chia-lung.

Festival Lentera Taiwan biasanya menampilkan lentera-lentera dalam ukuran raksasa dan pertunjukan kembang api. Festival ini bisa menarik ratusan ribu wisatawan setiap tahun dan telah menjadi nilai jual bagi Taiwan kepada para turis asing.

Lin Chih-chien, Wali Kota Hsinchu, tempat di mana Festival Lentera Taiwan digelar, mengatakan beberapa perusahaan teknologi di sana telah meminta agar Pemerintah Taiwan membatalkan acara Imlek tersebut. Pandemi Covid-19 telah membuat kapasitas produksi dibatasi, termasuk di pembuat chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd.

Sumber Reuters

Advertisement
Advertisement