Belum Reda Virus Demam Babi, di Hong Kong Diteror dengan Hepatitis E (Virus Tikus), Satu Orang Meninggal

Prime Banner

HONG KONG – Masih belum hilang dari ingatan masyarakat Hong Kong terkait dengan virus demam babi afrika, dalam jeda waktu yang hampir bersamaan, ditemukan seorang warga meninggal dunia karena terpapar virus Hepatitis E yang berasal dari tikus.

Temuan tersebut, membuat Center for Healthy Protection (CHP) Hong Kong menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga makanan yang aman dan lingkungan bersih di tengah kemungkinan serangan atau jangkauan tikus.

Dalam laman resminya, CHP merilis telah ada satu pasien terpapar Hepatitis E yang meninggal dunia dan dua pasien yang juga terpapar dalam kondisi kritis.

Hepatitis E pada manusia adalah penyakit hati yang menyerang 20 juta manusia secara di seluruh dunia setiap tahunnya, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penyakit itu pada umumnya menyebar melalui air minum yang tekontaminasi.

Tanda-tandanya meliputi demam, muntah-muntah, dan sakit kuning, dan dalam beberapa kasus yang langka, bisa mengakibatkan kegagalan fungsi hati.

Pada 2003, hampir 300 orang meninggal karena SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau sindroma pernafasan akut.

Wabah pes itu dibawa oleh tikus, tersebar melintas China daratan dan Hong Kong pada akhir abad ke -19 dan membunuh ribuan orang. []

 

You may also like...