December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Berkat Pemberitaan Media, Sawitri Dijenguk Kang Dedi

2 min read
-

PURWAKARTA – Sawitri Tutwuri Handayani (39) mantan BMI yang menderita pembengkakan pada perutnya hari ini bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, setelah berbulan-bulan lamanya menunggu uluran bantuan dari pemerintah secara lebih serius, hari ini harapannya terkabulkan.

Keberadaan Sawitri sebenarnya bukannya tidak diketahui pihak pemerintah Kabupaten Purwakarta. Hubungan Sawitri dengan Puskesmas, bahkan petugas puskesmas yang secara berkala datang menjenguk (hanya menjenguk saja) merupakan bukti, bahwa keberadaan Sawitri dengan penderitaannya telah diketahui pemerintah daerah yang dipimpin oleh kang Dedi.

Pulang Dari Luar Negeri, Begini Kondisi Sawitri

Namun, entah kenapa, selama berbulan-bulan tersebut, upaya yang diberikan kepada Sawitri tak ada kemajuan. Sampai akhirnya, jerit penderitaan Sawitri terdengar telinga awak media, kemudian mempublikasikan.  Hasilnya ? Setelah menjadi viral, Bupati Purwakarta pun datang ke kediaman Sawitri.

Dilansir dari republika.co.id, Udin (68 tahun), ayah kandung Sawitri, mengatakan, dirinya sangat bersedih atas kondisi anaknya tersebut. Apalagi, sekarang ini Sawitri tak lagi punya suami. Dengan begitu, anak dan cucunya itu tak ada yang menafkahi. “Karena keterbatasan ekonomi, kami meminta bantuan bupati,” ujar Udin.

Pada hari ini, keluarga Sawitri semringah. Sebab, Bupati Dedi Mulyadi menjenguknya lalu mengevakuasi penderita tumor ini untuk segera dibawa ke RSHS. Tak hanya itu, Bupati Dedi juga memberi bantuan untuk biaya tunggu kepada orang tua Sawitri.

Dengan begitu, keluarga ini bisa leluasa mengikuti tahapan pengobatan sesuai anjuran dokter.”Bahkan, kami menyarankan supaya Sawitri menjadi pasien umum. Biar biayanya kami yang menanggung,” ujar Dedi.

Tidak disebutkan apa alasannya, Sawitri sudah memiliki kartu BPJS, namun saat akan dibawa berobat, justru rencananya akan dijadikan pasien umum oleh Kang Dedi. [Asa/Republika]

Advertisement
Advertisement