January 28, 2023

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dalam Rangka Peringati Hari Pekerja Migran Internasional, Berikut yang Disampaikan CPMI di Grobogan

2 min read

SEMARANG – Dalam rangka Hari Pekerja Migran Internasional 2022, enam orang Pekerja Migran Indonesia asal Grobogan unjuk gigi di depan sejumlah tamu undangan.

Keenam orang PMI ini mengajak seluruh tamu undangan untuk berkeliling ke empat negara lewat aksi mereka melakukan sambutan dengan empat bahasa yang berbeda.

Keterampilan enam CPMI Grobogan ini memberikan sambutan dengan menggunakan bahasa yang berbeda yakni Bahasa Korea, Jepang, Taiwan, dan Hong Kong.

Dengan bahasa yang asing di telinga para tamu undangan dan warga masyarakat yang hadir dalam kegiatan yang digelar di Alun Alun Kota Purwodadi.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Anggota DPR RI Komisi IX Edy Wuryanto dan Ketua BP2MI Benny Rhamdani.

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan Sri Sumarni mengucapkan terima kasih karena Grobogan menjadi tuan rumah dalam Hari Pekerja Migran Internasional 2022.

“Apresiasi dan penghormatan kepada seluruh Pekerja Migran Internasional. Atas jerih payah dan mungkin kelelahannya untuk membantu NKRI yang tercinta,” ujar Sri Sumarni.

Menurut Sri Sumarni, ada 3.000 warga Kabupaten Grobogan yang menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) 2022.

“Pekerja luar negeri yang asing dan jauh dr keluarga tidak selalu mudah. Pasti pernah menghadapi masa masa buruk, dimana harus menyesuaikan diri, dimana harus berjuang di negeri orang,” ungkap Sri Sumarni.

Orang nomor satu di Grobogan ini menyebut, penerimaan negara tersebar di Indonesia berasal dari pekerja migran sebagai pahlawan devisa negara.

“Saudara diberi gelar pahlawan, telah memberi kontribusi terhadap negeri ini dan karena keberhasilan dan pengorbanan yg saudara berikan untuk keluarga tercinta,” tambah Sri Sumarni.

“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Gobogan untik menjaga komitmen, perlindungan pekerja migran indonesia dan meningkatkan kualitas.

Wujud Pemkab Grobogan kepada calon PMI Grobogan yakni menganggarkan dana pada tahun 2022 untuk pelatihan CPMI.

“Juga memberikan perlindungan kepada PMI yang mengalami masalah hingga penyelesaian dan dipulangkan sampai ke kampung halaman,” tambahnya.

Bupati berharap, para CPMI Grobogan semakin banyak keterampilan dan bersertifikat Internasional dan yang telah bermartabat.

Kegiatan peringatan Hari Pekerja Migran Internasional ini dimeriahkan pagelaran wayang kulit bersama Dalang Ki Sigit Arianto.

Pagelaran wayang kulit ini mengambil lakon Wahyu Nugroho Jati.

“Lakon ini ada gambaran PMI yang telah mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk kemakmuran negeri ini. Mari bersama mewujudkan PMI bermartabat, bernegara dan berdaulat,” tambah Sri Sumarni. []

Advertisement
Advertisement