July 1, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dalam Sebuah Orkestra, Gamelan dan Perkusi Mengalun di Hong Kong

2 min read

HONG KONG – Melodi gamelan, orkestra dan perkusi bersatu padu dalam konser “The Gamelan in Hong Kong” yang digelar pada akhir pekan lalu. Kolaborasi ketiga alat musik itu dimainkan oleh mahasiswa anggota Collegium Musicum of Hong Kong Baptist University (HKBU) Symphony Orchestra serta the Gip Percussion Ensemble.

Komposisi musik digubah oleh mahasiswi HKBU asal Indonesia, Lauryn Vania Kurniawan. Idenya ialah menggabungkan melodi gamelan, orkestra dan perkusi menjadi kolaborasi musik tradisional dan Barat dengan tidak meninggalkan ciri khas masing-masing alat musik.

“Kolaborasi apik ini turut memperkenalkan gamelan tidak hanya sebagai alat musik tradisional Indonesia, namun membuka cakrawala dan peluang para komposer dan musisi bahwa musik tradisional dapat dipadukan dengan musik modern,” ujar Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong, Ricky Suhendar dalam keterangan persnya yang dikutip ApakabarOnline.com dari Antara, Selasa (31/05/2022).

Konjen Ricky menilai kolaborasi ini sangat baik untuk melestarikan seni budaya Indonesia, terus menumbuhkan citra positif Indonesia dan menunjukkan adanya keharmonisan antara musik tradisional dan modern. Bagi mahasiswa HKBU sendiri, kolaborasi ini merupakan kesempatan tak terlupa untuk belajar gamelan dan memadukan rasa tradisional dengan rasa modern demi menciptakan pertunjukkan yang luar biasa.

Pemain Gamelan, Cherry Chung Cheuk Ka dan Angela Chan Ngan Wing mengakui bahwa gamelan memiliki suara yang unik dan spesial dari segi nada, kunci, dan teknik bermain yang membuat mereka tertarik untuk belajar lebih mengenai gamelan. Selain gamelan, konser diisi dengan paduan tarian tradisional Indonesia dengan gaya balerina yang dikreasikan oleh Christabella Georgiana, mahasiswa Hong Kong Academy of Performing Arts asal Indonesia bersama mahasiswi Hong Kong lainnya.

Tarian ini mampu memukau pengunjung dengan diiringi musik daerah Indonesia. Penari asal Hong Kong, Emily Chan dan Amy Kwok mengaku mendapat banyak pengalaman dari tarian yang dibawakan khususnya tari Saman dan ingin lebih banyak tahu mengenai Indonesia.

Konser ini yang diinisiasi oleh Lauryn Kurniawan sebagai mahasiswa HKBU jurusan komposisi, disambut baik dan didukung penuh oleh pihak universitas, KJRI Hong Kong, BNI Hong Kong, Garuda Indonesia serta berbagai pihak lainnya. Sebanyak 400 penonton memadati auditorium konser serta ribuan penonton lainnya menyaksikan secara live streaming di Youtube. []

Advertisement
Advertisement