August 3, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dari Hong Kong Hijrah ke Kanada, Gaji Sujiati Tembus Rp. 30 Juta Perbulan

3 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Kini sudah lebih dari 8 tahun Sujiati berkarir di Toronto. Di salah satu kota besar Canada. Dan yang paling menarik dari kisah Sujiati, kini dia mendapat gaji 30 juta per bulan dan bekerja pada salah satu perusahaan retail online dan merangkap sebagai PSW di Canada.

Semua berawal ketika Sujiati merasa lelah setelah bertahun – tahun bekerja sebagai TKW di hongkong, dengan aktivitas yang cenderung monoton dan tidak ada kesempatan untuk mengembangkan diri.

Lelah dengan kehidupannya yang stagnan, akhirnya di tahun 2012 Sujiati memutuskan untuk melamar pekerjaan di Kanada.

Berbekal pengalaman bertahun – tahun di Hongkong, pada tahun 2012 dia pun kembali melamar pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga. Bedanya, kali ini dia akan menjadi TKW di Kanada. Dan satu hal yang unik adalah, dia melamar saat masih di Hongkong. Saat masih menjadi TKW dengan penghasilan 4 juta paling banyak.

Dengan keteguhan niat dan usahanya, akhirnya dia berhasil meyakinkan calon majikan dan berangkat ke Kanada di tahun 2013.

Lalu.. Apa kabar dia sekarang?

Inilah cerita sesungguhnya yang membuat Sujiati pantas dikagumi.

Sekarang dia bekerja pada sebuah perusahaan retail online hingga saat ini yang semula juga mempunyai kerjaan sampingan sebagai PSW ( Personal Support Worker ) yaitu pekerja yang merawat elderly di rumah sakit , retirement atau di nursing home Kanada. Uang 4 juta yang dulu menjadi capaian tertingginya, kini sudah terlampaui, bahkan berkali- kali lipat, 30 juta !!

Kabar bahagia lainnya, Sujiati yang dulu terpisah dengan suami dan satu orang anaknya, kini dapat berkumpul kembali.

Dia tak perlu lagi memisahkan soal antara bekerja dan merawat keluarga. Karena sejak tahun 2016 Sujiati mendapat permanent resident di Kanada.

Yang akhirnya dia pun mengajak suami serta anaknya tinggal di negara yang berada di belahan bumi utara itu di tahun 2017. Dengan berkumpulnya suami di Canada sekarangpun Sujiati sangat bahagia dengan kedatangan keluarga dan suamipun bisa juga bekerja. Di salah satu perusahaan peternakan ayam halal yang mensuplai di berbagai super market sekarang suaminya bekerja. Dengan adanya support dari suami bekerja akhirnya di tahun 2019 Sujiati sudah memiliki rumah sendiri yang tanpa harus mengontrak lagi .Dan pendidikan buat anaknya yang pastinya akan membuat Sujiati bahagia untuk masa depan anaknya.

Saya menghela nafas. Lega..

Di akhir pembicaraan, Sujiati juga bercerita, dia telah melahirkan seorang putra yang juga anak keduanya di Canada tahun 2020

Tapi ada yang masih mengganjal!

Bagaimana bisa dia merangkap bekerja di nursing home ataupun di perusahaan retail online tersebut, padahal dulu datang dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Ternyata, dia mengikuti kursus personal support workers saat menjadi TKW. Dengan kesempatan itulah dia kini bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik, dengan gaji yang tentunya juga membahagiakan.

Dari Sujiati kita belajar, Kanada menjadi pilihan tepat untuk kita merubah nasib. Bukan hanya soal gajinya yang tinggi, kesempatan untuk mengembangkan keahlian yang kita miliki bisa kembali study sembari kita bekerja tidak hanya sebagai PSW , kita bisa jadi apa yg kita inginkan jadi accountant, nurse ataupun masih banyak lagi tidak ada limit yang hanya bisa jadi pembantu rumah tangga seperti dulu dia bekerja Di Hong-Kong dan lingkungan baiklah yang membuat Kanada pantas dinaungi. Terutama untuk masa depan anak – anak, nanti.

Akhirnya mereka bahagia bisa membesarkan anak-anaknya dan berkumpul bersama keluarga sambil bekerja. [adv]

Artikel ini dipersembahkan oleh :

Advertisement
Advertisement