August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dentuman Terdengar Menggelegar, Gunung Semeru Benar-Benar Meletus

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

MALANG – Setelah beberapa kali mendapatkan pantauan dan pengawasan ekstra, pagi hari tadi (01/12/2020), gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru akhirnya meletus.

“Dari data PGA Semeru teramati satu kali awan panas guguran serta guguran lava dengan jarak luncur 1.000-1.500 meter ke arah curah kobokan,” ujar Kapolsek Pronojiwo, Iptu Rachmad di lokasi, Selasa (01/12/2020) dikutip dari detik.com.

Sebelumnya, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut Gunung Semeru berketinggian 3676 mdpl meletus sekitar pukul 03.10 WIB. Letusan tersebut terdengar hingga 7 kali. Kini Bupati Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa dan Dandim serta rombongan menuju pos pengamat Gunung Semeru bertempat di gunung sawur Desa Semberwuluh Kecamatan Candipuro.

Masyarakat diimbau mewaspadai gugurnya lava dari kawah Gunung Semeru Jongring Seloko.

Peringatan itu disampaikan Kepala PVMBG KESDM, Kasbani dalam keterangannya, Selasa (1/12).

“Awan panas guguran pukul 01.23 WIB masih berlangsung. Jarak luncur bertambah dari 2.500 menjadi 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan,” kata Kasbani.

Meski demikian, menurut dia, Gunung Semeru yang berketinggian 3676 mdpl ini masih berstatus waspada.

Alami Peningkatan Aktifitas Vulkanik, Gunung Semeru Muntahkan Lava Pijar

Berikut data dari PVMBG:

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI

PERIODE PENGAMATAN

30-11-2020 00:00-24:00 WIB

GUNUNGAPI

Semeru (3676 mdpl),

Lumajang, Malang,

Jawa Timur

METEOROLOGI

Cuaca cerah dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, selatan, dan barat daya. Suhu udara 22-28 °C.

VISUAL

  • Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 m di atas puncak kawah.
  • Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 m mengarah ke tenggara.
  • Teramati 1 kali Awan Panas Guguran (APG) dari CCTV gm. Sriti ke arah besuk kobokan visual di PPGA Semeru kabut.

Teramati guguran lava 6 kali dengan jarak luncur kl. 1000-1500 m dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan..

KEGEMPAAN

■ Letusan

(Jumlah : 3, Amplitudo : 12-18 mm, Durasi : 75-110 detik)

■ Awan Panas Guguran

(Jumlah : 1, Amplitudo : 15 mm, Durasi : 960 detik)

■ Hembusan

(Jumlah : 2, Amplitudo : 7-9 mm, Durasi : 55-90 detik)

■ Tremor Harmonik

(Jumlah : 4, Amplitudo : 1-6 mm, Durasi : 80-423 detik)

■ Tektonik Jauh

(Jumlah : 1, Amplitudo : 6 mm, S-P : 16 detik, Durasi : 50 detik)

KETERANGAN LAIN

Nihil

TINGKAT AKTIVITAS

  1. Semeru Level II (Waspada)

REKOMENDASI

  1. Masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif G. Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas.
  2. Mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko. []
Advertisement
Advertisement