November 26, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Di Negara ini, Warga Miskin Bisa Nikmati Layanan PSK Gratis

2 min read

HONG KONG – Pada kota berjuluk tempat paling bebas fetish di dunia ada fenomena yang unik yaitu dibebaskannya warga miskin untuk memakai jasa PSK.

Dari kebiasaan-kebiasaan masyarakat Jerman terutama yang berkaitan dengan tubuh manusia membuat kota Berlin diberi julukan sebagai kota paling bebas fetish di dunia.

Berlin merupakan salah satu kota terbesar dan sarat akan sejarah di Eropa menyimpan beragam keindahan dari bangunan-bangunan tua pesta dan kehidupan malam yang Semarak.

Berikut Ini 3 Fakta Menarik Kota Berjuluk ‘Tempat Paling Bebas Fetish di Dunia.

 

  1. Kota Sejuta Festival Gay dan Lesbian

Melansir Zonabanten.com, Berlin merupakan kota sejuta festival mengutip laman resminya berryindo disatu yang paling populer di Berlin adalah lesbian dan gay festival

Pesta jalanan terbesar di Eropa diadakan setiap tahunnya festival lesbian dan gay tersebut biasanya dilangsungkan di sekitar nol endoflex.

Saking menariknya festival ini mampu menarik lebih dari 400 ribu pengunjung setiap tahunnya, menjadikan daerah tersebut salah satu tempat paling populer di Berlin.

 

  1. Kota surganya minuman bir

Membicarakan jenis minuman bersejarah ini tentu saja tak bisa dilepaskan dari orang-orang Jerman betapa kuatnya bir bahkan telah menjadi bagian utama dari budaya Jerman. Itulah mengapa tak heran jika Jerman terutama di Kota Berlin disebut rumah bagi taman bir terpanjang di dunia.

 

  1. Kota Legal dan subur Prostitusi

Berbeda dengan Indonesia dan beberapa negara lainnya menganggapnya sebagai pekerjaan tabu prostitusi di Jerman merupakan pekerjaan legal alias diakui negara.

Seperti cafe dan angkringan rumah-rumah bordil berdiri di hampir seluruh kota termasuk di Berlin.

Bahkan muncul tren baru di mana para PSK menawarkan bantuan seksual bagi para warga miskin, para penderita demensia cacat dan pasien pasien Rumah Sakit.

Pelayanan yang diberikan pun beraneka ragam mulai dari belaian sayang, fetisisme hingga fullsex namun tidak ada aturan bagi klien untuk mengklaim biaya uang keluar atas kunjungan PSK sebagai pembiayaan medis. []

Advertisement
Advertisement