January 31, 2023

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Didominasi Kaum Perempuan, Ribuan Warga Lampung Mendaftar Menjadi PMI Sepanjang 2022

2 min read

JAKARTA – Meskipun bukan provinsi terbanyak mengirimkan pekerja migran, namun jumlah pekerja migran Indonesia asal provinsi tersebut jumlahnya tidaklah sedikit.

Sempat terjadi penurunan jumlah warga Lampung yang menjadi pekerja migran sejak pandemi corona mendera dunia. Namun, seiring dengan semakin melonggarnya pengetatan pandemi global diberbagai negara, pertambahan jumlah warga Lampung yang menjadi pekerja migran terpantau signifikan.

Sebanyak 1.144 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung terdaftar di Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP3MI ) setempat sepanjang tahun 2022.

“Sepanjang 2022 ada 1.144 pekerja migran yang terdaftar dan berproses di BP3MI Lampung,” kata Kepala BP3MI Lampung Ahmad Salabi, di Bandar Lampung, Minggu (08/01/2023) dinukil dari Tribun Lampung.

Berdasarkan data BP3MI Lampung, mayoritas PMI asal Lampung didominasi kaum perempuan dengan rincian 666 perempuan dan pria 478 orang.

Dari ribuan pekerja migran tersebut, mayoritas bekerja di sektor formal dan sisanya di sektor informal.

“Ada 859 orang yang bekerja di sektor formal sementara 285 orang lainnya di sektor informal,” jelasnya lebih lanjut.

Mengenai negara tujuan pekerja migran yang terdata pada 2022 ini yaitu Malaysia, Jepang, Singapura, Hongkong dan Qatar.

“Malaysia masih menjadi negara terbanyak yang dituju pekerja migran asal Lampung,” beber Salabi.

Secara lebih rinci untuk pekerja migran yang bekerja di Malaysia sebanyak 716 orang, Jepang 197 orang, Singapura 104 orang, Hongkong 70 orang dan Qatar 14 orang.

Berdasarkan jenis penempatan, sebanyak 893 orang masuk dalam skema PMI P to P.

Lalu Re-Entry 30 orang, mandiri 26 orang, dan PMI program Specified Skilled Worker (SSW) 195 orang.

Jika dibandingkan dengan data 2021 lalu, pekerja migran dari Lampung mengalami penurunan signifikan di 2022.

Namun menurut Salabi adanya penurunan jumlah pekerja migran asal Lampung di 2022 lantaran datanya tidak didapatkan dari keseluruhan BP3MI di Indonesia.

“Di 2021 ada 4.192 pekerja migran asal Lampung, jumlah tersebut didapatkan secara keseluruhan dari BP3MI di Indonesia tempat warga Lampung mendaftar sebagai PMI,” paparnya.

“Kalau tahun ini, kami hanya mencatat warga Lampung yang terdaftar dan berproses menjadi PMI di BP3MI Lampung saja,” imbuh dia.

Salah satu pekerja migran asal Lampung Timur Rudi mengatakan, dirinya sudah bekerja di Hongkong sejak 5 tahun silam.

“Sudah lama saya kerja di Hongkong, istri juga. Cuman kami beda tempat bekerja,” bebernya.

Dari hasil bekerja di Hongkong, Rudi mengaku telah membangun rumah impian di daerah asalnya dan juga membeli lahan perkebunan.

Salah satu pekerja migran asal Lampung Timur Rudi mengatakan, dirinya sudah bekerja di Hongkong sejak 5 tahun silam.

“Sudah lama saya kerja di Hongkong, istri juga. Cuman kami beda tempat bekerja,” bebernya.

Dari hasil bekerja di Hongkong, Rudi mengaku telah membangun rumah impian di daerah asalnya dan juga membeli lahan perkebunan.

 

Fasilitasi Kepulangan

Kepala BP3MI Lampung Ahmad Salabi menerangkan, sepanjang 2022 pihaknya telah memfasilitasi kepulangan 192 PMI asal provinsi ini.

Secara lebih rinci yakni 21 jenazah, sakit 8 orang, terkendala 70 orang dan informasi (lounge) 93 orang.

“Untuk daerah PMI yang dipulangkan terbanyak dari Kabupaten Lampung Timur 60 orang,” ungkap Salabi.

Lalu menyusul Lampung Tengah 22 orang, Lampung Utara 19 orang, Lampung Selatan 14 orang, Pesawaran 14 orang dan sisanya tersebar di daerah lainnya di Lampung. []

Advertisement
Advertisement