November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Didominasi PRT Asing, Kasus Corona di Hong Kong Berasal dari Klaster Impor Semua

2 min read
-

HONG KONG – Situasi pandemi secara global belumlah bisa disebut aman. Migrasi manusia antar negara masihlah berpotensi menjadi pembawa virus corona.

Terkadang, sebuah negara yang secara nasional, penanganan dan pengendalian pandemi corona terbilang cukup berhasil, masih saja mendapat teror dari masuknya klaster impor yang dibawa migrasi manusia.

Seperti yang terjadi di Hong Kong selama ini, situasi pandemi di dalam negeri terkendali, namun angka kasus corona secara keseluruhan terus bertambah tinggi.

Dilaporkan Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) hari ini (17/10/2021), dalam 24 jam belakangan di Hong Kong masih ditemukan kasus baru positif terinfeksi virus corona sebanyak 3 kasus dan seluruhnya berasal dari klaster impor.

3 kasus impor tersebut didominasi oleh PRT asing asal Filipina sebanyak 2 orang dimana keduanya memasuki Hong Kong dengan menumpang CX906 pada 13 Oktober kemarin, serta 1 kasus lainnya dibawa oleh pelaku perjalanan asal Kirgistan.

Hingga saat ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong Kong telah mencapai 12.300 kasus dengan 213 kematian.

Jumlah pasien yang masih menjalani perawatan terpantau sebanyak 51 pasien dan secara medis seluruhnya dilaporkan dalam keadaan stabil.

Sementara itu, di Indonesia,  Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali memperbarui data jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia pada hari ini, Minggu (17/10/2021).

Berdasarkan data yang diinformasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penambahan virus corona hari ini sebanyak 747 orang, sehingga totalnya menjadi 4.234.758 orang telah terpapar Covid-19.

Selain itu, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 1.086 orang, sehingga akumulasinya menjadi 4.073.418. Untuk pasien yang meninggal karena Covid-19, bertambah 19 kasus sehingga total menjadi 142.952 orang.

Sementara untuk spesimen yang diperiksa totalnya ada 223.929, kemudian untuk pasien yang suspek Covid-19 ada 492.928 orang dan kasus aktif berjumlah 18.388. []

Advertisement
Advertisement