August 3, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dipimpin Novel Baswedan, Begini Detik-Detik KPK Menangkap Menteri Kelautan di Bandara Soekarno Hatta

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menurunkan lebih dari tiga Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) baik dari tim penyelidikan maupun tim penyidikan untuk meringkus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Jaksa yang ditugaskan KPK juga turut andil di sana.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, menyebutkan salah satu penyidik senior KPK Novel Baswedan juga terlibat memimpin penangkapan Edhy. Edhy ditangkap tim KPK di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang saat baru kembali dari Honolulu, Amerika Serikat.

“Salah satu Kasatgas tersebut Novel Baswedan,” kata Ali kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Ia menyebutkan tim yang bergerak menangkap kader Partai Gerindra itu menjalankan tugas secara resmi. Artinya, KPK mengetahui akan terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut.

Diduga Edhy diringkus karena permasalahan izin ekspor benih lobster.

Kini, KPK masih melakukan pemeriksaan kepada Edhy dan sejumlah orang yang diamankan saat bersamanya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Menurut Ali, pihaknya memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap.

“Perkembangannya nanti kita informasikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Detik-Detik Penangkapan Tertangkap Kamera Amatir

Foto-foto saat penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar luas di media sosial.

Momen penangkapan itu juga banyak dibagikan dalam grup WhatsApp para jurnalis.

Tampak dalam foto momen Edhy Prabowo saat ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta mengenakan kemeja biru dan celana hitam serta menggunakan masker.

Edhy Prabowo diciduk KPK setelah pulang dari di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Edhy sendiri diketahui melawat ke AS dalam rangka kunjungan kerja. Di sana, dia bertemu nelayan Indonesia di Honolulu, negara bagian Hawaii.

Sedangkan istrinya, Iis, tidak diketahui dalam rangka apa ikut ke sana. Iis merupakan anggota Komisi V DPR RI.

Artinya, dia tidak bermitra dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, institusi yang dipimpin Edhy.

Sementara itu, terkait status Edhy dan Iis baru akan diumumkan KPK dalam waktu 1×24 jam sejak penangkapan, sesuai KUHP.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap Edhy dan Iis. Namun ia belum mau berkomentar banyak terkait penangkapan tersebut.

“Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” katanya.

Berdasarkan informasi, Edhy bersama beberapa orang yang ditangkap tersebut sudah berada di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Namun, KPK belum memberikan informasi detil terkait kasus apa sehingga pihaknya menangkap Edhy. []

Advertisement
Advertisement