July 2, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditelikung Teman Sendiri ? Amalkan Hal Berikut Ini Agar Dirimu Tetap Baik-Baik Saja

2 min read

ApakabarOnline.com – Tidak jarang dalam sebuah pertemanan ada satu atau dua orang yang menghianati perjanjian sebagai seorang teman. Nahasnya, terkadang, penghianatan itu dilakukan oleh teman dekat kita sendiri.

Sementara orang menghadapi demikian dengan rasa galau dan bahkan balas dendam. Tidak sedikit dari mereka yang tersakiti main kasar, bahkan harus dukun yang bertindak. Masya Allah.

Sebagai orang Islam, seharusnya kita tak perlu emosi dengan setiap kejadian buruk yang menimpa kita. Sebab, bisa jadi apa yang dilihat oleh mata buruk, belum tentu pada hakikatnya itu juga buruk.

Allah SWT berfirman dalam sebuah ayat Al-Qur’an, sebagai berikut;

Artinya: ” … Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Jika Anda merasa dihianati oleh teman sendiri, cobalah bersabar, sembari mengamalkan doa-doa sebagai berikut:

Doa Menghilangkan Kesedihan:

Allahumma Inni a’udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola’id daini, wa gholabatir rijali.

Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang (jahat).”

 

Doa Memohon Ketenangan Hati:

Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma innah tu,minu biliqooika watardho biqodoika wataqna’u bi’athoika.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang rida dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.”

 

Doa Meluaskan Hati:

Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli

Artinya: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku.” (Surah Taha Ayat 25-28).

Oleh karena itu, hindarilah sifat dendam kepada siapapun, termasuk kepada orang yang pernah menyakiti kita. Balaslah mereka dengan kebaikan. Niscaya kehidupan Anda akan selalu dipenuhi dengan kebahagiaan dan keberkahan. Wallahu A’lam.[]

Advertisement
Advertisement