October 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditinggal Istri Kerja ke Hong Kong, Pak Satpam di Blitar Jadi Sandaran Curhat ABG SMP, Berujung Laporan Polisi

2 min read

BLITAR – Sebuah kamar hotel di kawasan Nglegok, Blitar mengantarkan PS (36) seorang suami PMI Hong Kong yang berprofesi sebagai Satpam di sebuah SMP.

Pasalnya, PS diketahui dan mengakui telah ngamar dengan BG siswi kelas 3 SMP tempatnya bekerja menjadi Satpam.

Antara PS dengan BG diketahui memiliki hubungan yang dekat. BG sering mangkal di pos Satpam sekolahnya tempat PS bertugas. BG sering menjadikan PS tempat curhat berbagai persoalan yang dialamimnya.

Disisi lain, PS merupakan ayah dari dua orang anak yang oleh ibunya atau istri PS ditinggal pergi bekerja ke Hong Kong sejak beberapa tahun belakangan.

Kedekatan yang terjadi antara PS dengan BG menumbuhkan benih-benih saling membutuhkan. BG yang sedang sewot lantaran diputus pacarnya diam-diam menaruh hati pada PS. Pun demikian dengan PS, sebagai pria yang telah ditinggal bertahun-tahun lamanya oleh sang istri untuk bekerja ke Hong Kong, merasa mendapat tawaran angin segar untuk menurunkan ketegangan alat setrumnya.

Singkat cerita, PS dan BG menyepakati untuk menginap di sebuah hotel di kawasan Nglegok Blitar pada 31 Mei 2022.

Hal tersebut terbongkar dari kecurigaan keluarga BG yang mana BG merupakan anak dari pasangan orang tua yang broken home, ayah dan ibunya telah bercerai dan tidak ada yang mengurusnya, dan BG sehari-hari tinggal bersama salah satu tantenya.

Kecurigaan tante BG membuatnya menyelidik, setelah pada malam tersebut selama semalaman BG tidak pulang ke rumah.

Setelah membongkar isi smartphonenya, tante BG menemukan percakapan antara BG dengan PS.

Percakapan tersebut intim. Dan yang membuat tante BG terperanjat saat menemukan salah satu percakapan yang berkaitan dengan kesepakatan keduanya untuk menginap di sebuah hotel di kawasan Nglegok.

Mengetahui hal tersebut, tante BG langsung menemui ibu kandung BG untuk menyampaikan temuannnya.

Ibu BG yang menyadari ada sesuatu antara BG dengan PS langsung mendatangi PS dan menginterograsi.

Didepan ibu kandung BG, PS mengakui apa adanya yang telah terjadi dan mengakui ada hubungan spesial diantara keduanya.

Bahkan, selama ini PS juga sering memberikan uang beberapa ratus ribu kepada BG sebagi salah satu bentuk perhatiannya.

PS melakukan hal tersebut lantaran melihat memang BG membutuhkan uang.

Mengetahui hal tersebut, ibu kandung BG langsung mendatangi Polres Blitar untuk melaporkan. Dan tak lama berselang, PS dan BG dibawa ke ruang pemeriksaan Polres Blitar.

“Kejadiannya 31 Mei 2022 di sebuah hotel di Kecamatan Nglegok dan kasusnya diketahui keluarga korban pada 7 Juni 2022. Pelaku merupakan satpam di tempat sekolah korban,” beber Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono dihadapan awak media pada Jumat (24/06/2022) kemarin.

Baik dhadapan aparat maupun keluarga, PS dan BG mengakui telah melakukan hoho hihe tanpa ada unsur paksaan. Keduanya melakukan atas dasar suka sama suka dan saling membutuhkan.

Kasus ini sedang dalam penanganan Polres Blitar untuk ditindaklanjuti ke proses selanjutnya. []

Advertisement
Advertisement