December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditinggal Majikan Kerja, PMI Asal Indramayu Terekam CCTV Main “Manten-Mantenan”

2 min read
-

HONG KONG  – “Sebenarnya saya hanya ingin tahu secara diam-diam, dengan tanda-tanda yang ditinggalkan beberapa kali, rumah dalam keadaan seperti habis terpakai orang asing saat saya tinggal kerja. Lalu diam-diam, saya memasang CCTV yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan. “ tutur Sean, dalam curhatnya di group majikan Singapura.

Sean mengaku terkejut dan m uak dengan temuan rekaman CCTV setelah selama sebulan dia pasang.

“Dalam sebulan, Ana telah membawa masuk dua pria masing masing dua kali untuk berbulan madu di dalam rumah kami, melanggar privacy dan melanggar kepercayan kami, sehingga sulit bagi kami memaafkan kecewa yang mendalam” lanjut Sean.

Sean adalah seorang warga Singapura yang memperkerjakan seorang pekerja rumah tangga Indonesia asal Indramayu Jawa Barat. PMI asal Indramayu tersebut dia akui telah 2 tahun bekerja pada rumah tangganya.

“Saya inisiatif untuk tidak terlalu menuntut hasil pekerjaan Ana meskipun sering tidak seperti ekspeektasi. Sebab saya sadar tidak mungkin sempurna sesuai ekspektasi. Tapi untuk hal memasukan pria asing lalu berbuat seperti pengantin baru, kami tidak bisa toleransi” lanjut Sean.

Dalam unggahan tersebut, Sean mengetahui ulah tidak terpuji Ana setelah curiga dengan posisi, serta aroma rokok didalam rumah. Namun Ana menjawab tidak tahu saat Sean bertanya.

Kemudian, Sean dan suaminya berinisiatif secara diam-diam memasang CCTV di beberapa tempat saat Ana libur dan tidak berada di rumah.

Satu setengah bulan CCTV tersebut dipasang, saat Sean dan suami memeriksa hasil rekamannya, betapa terkejutnya mereka melihat apa yang terekam.

Empat kali terhitung dalam sebulan, Ana membawa masuk pria asing untuk “manten-mantenan” didalam rumah majikan.

Dalam potongan rekaman CCTV yang dibagikan di group majikan, terekam, dua pria yang berbeda tersebut diduga sebagai pria India dan pria Bangladesh.

Ana menyambut kehadiran kedua pria tersebut dengan sangat mesra dan menyambut dengan dandanan seksi. Setelah sempat berbincang di Sofa, kemudian mereka melanjutkan pertemuannya dengan berciuman, hingga saling melepaskan pakaian.

Bak  “Manten Anyar”, keduanya terlibat aksi hoho hihe didalam rumah majikan.

“Kedua pria tersebut berada di dalam rumah saya sejak pagi tidak lama setelah saya berangkat bekerja sampai lepas tengah hari” tutur Sean.

Bahkan, Sean juga menyatakan, dalam sekali pertemuan, Ana dan pasangan hoho hihenya bisa melakukan pertempuran hingga tiga ronde.

Melihat rekaman tersebut, ada dipanggil, dan disuruh melihat isi rekaman. Kemudian, tanpa perlu bertanya macam-macam, Sean langsung membelikan Ana tiket pulang dilampiri dengan surat pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang tembusannya ditujukan ke Agen dan Kementrian Tenaga Kerja.

Sean membagikan pesan, tidak selalu PRT yang tampak diam, dibelakang kita lurus-lurus saja. Sean menyatakan sangat kecewa dengan ulah Ana dan tidak bisa memaafkan. Walhasil, PMI yang telah bersuami dan memiliki satu orang anak ini pulang ke Indonesia dengan meninggalkan catatan hitam alias blacklist lantaran attitudenya yang kelewatan. []

Advertisement
Advertisement