December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditinggal Suami Kerja Di Malaysia, Di Kampung, Istri “Hoho Hihe” Dengan Selingkuhannya

1 min read
-

LOMBOK UTARA – Teka teki penemuan bayi yang mengegerkan masyarakat pada Sabtu (7/10) lalu di Dusun Mandala Desa Bayan Kabupaten Lombok Utara, berhasil diungkap oleh Polisi. Pelaku adalah FT (26)  yang tidak lain ibu kandung bayi itu, di ringkus petugas pada Selasa (10/10) kemarin di rumahnya. Diduga bayi itu hasil “hoho hihe” ibu muda ini selama suaminya menjadi BMI di Malaysia dengan selingkuhannya.

Seperti diberitakan oleh Kicknews.com, Kapolsek Bayan Iptu I Made Sukadana, mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan terungkap FT  adalah ibu dari bayi itu. Warga asal Lombok Timur ini berdomisili bersama suaminya di Dusun Lendang Mamben Desa Anyar Kecamatan Bayan.

Dianggap Memalukan, Bayi Berdarah Lombok Banglades Dibuang

Hasil interogasi, FT melahirkan bayi jenis kelamin perempuan itu Selasa (3/10) sekitar pukul 05.00 Wita di  kampung halamannya di Lombok Timur. Bayi itu langsung dibawa ke rumah Inaq Marni (40) di Dusun Mandala Desa Bayan melalui ibu kandung FT bernama Inaq Fitri (70).

Modus penyerahan anak ini agar bisa diadopsi oleh Inaq Marni. Sebab sebelumnya Marni sudah berpesan, ketika bayi itu lahir langsung akan diadposi. Kehamilan FT sudah diketahui oleh family Inaq Marni yang kebetulan tinggal satu kampung dengan pelaku. Sehingga ketika FT melahirkan, Marni sanggup menerimanya.

Hamil Tanpa Suami, PMI Lombok Kubur Bayinya Hidup-Hidup

“Keluarga Inak Marni mengetahuinya. Jadi waktu melahirkan langsung di bawa ke sana. Inak Marni mau menerima bayi itu karena tidak punya anak,” jelas Kapolsek.

Kepada polisi FT mengaku jika penelantaran darah dagingnya itu dilakukan dengan terpaksa, untuk menghilangkan jejak aib. Karena anak itu lahir di luar hubungan sah pernikahan. [Asa/kicknews.com]

Advertisement
Advertisement