December 4, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Empat Hari Ditato, Kulit Wanita Ini Membusuk

1 min read
Prime Banner

SINGAPURA – Tato, seni melukis di permukaan kulit dengan bahan, alat, cara serta motif tertentu sudah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak dulu kala.

Mengingat berbagai resikonya, tato disarankan dilakukan di tempat yang dilengkapi dengan tenaga ahli dan peralatan yang aman. Jika tidak, usai menato tubuh, bukan keindahan yang didapatkan, melainkan penderitaan yang seringkali bisa menjalar menimbulkan keluhan lain di tubuh penderita.

Seperti yang dialami oleh seorang perempuan Singapura ini. Empat hari usai menato tubuhnya, permukaan yang di tato mengalami perubahan menyakitkan, kulit membusuk dan terasa panas serta nyeri di seluruh tubuh.

Dikutip dari Singapore Uncensored, perempuan tersebut mengaku menato tubuhnya pada 9 Oktober 2020. Empat hari kemudian, di tanggal 13 Oktober 2020, perempuan tersebut merasakan nyeri serta demam. Dia mendapati permukaan yang ditato empat hari sebelumnya dalam kondisi membusuk.

Perempuan tersebut telah mendatangi seniman yang telah menatoo dirinya dengan maksud menyampaikan komplain.

Dia bermaksud menuntut pertanggung jawaban sang penato atas yang terjadi pada dirinya. Namun sang penato mengabaikan.

Merasa tidak puas, akhirnya korban membuat laporan Polisi untuk menyelesaikan kasus tersebut di ranah hukum. []

Advertisement