December 4, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jawa Timur Duduki Urutan Ketiga Provinsi dengan Kasus Positif Corona Terbanyak, Pemberlakuan PSBB Sedang Dibahas Hari Ini

2 min read
Feature Image Jawa Timur Duduki Urutan Ketiga Provinsi dengan Kasus Positif Corona Terbanyak, Pemberlakuan PSBB Sedang Dibahas Hari Ini (Foto Istimewa)

Feature Image Jawa Timur Duduki Urutan Ketiga Provinsi dengan Kasus Positif Corona Terbanyak, Pemberlakuan PSBB Sedang Dibahas Hari Ini (Foto Istimewa)

Prime Banner

SURABAYA – Hingga saat berita ini diturunkan, tabulasi data yang dirilis oleh Gugus Tugas COVID 19 Provinsi Jawa Timur menunjukkan 555 orang dikonfirmasi positif terinfeksi virus COVID-19 dimana 54 orang diantaranya telah meninggal dunia.

Secara nasional, sampai dengan pukul 13:00 siang (19/04/2020), jumlah pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi COVID-19 telah mencapai 6248 orang, dimana 535 orang diantaranya telah meninggal dunia.

Di Jawa Timur yang secara nasional menduduki urutan ketiga provinsi terbanyak kasus positif COVID-19, dominasi kasus positif berada di wilayah Surabaya, yakni sebanyak 270 orang dari keseluruhan 555 orang se Jatim.

Provinsi dengan urutan pertama terbanyak kasus COVID-19 masih diduduki oleh DKI Jakarta, diurutan kedua diduduki oleh Jawa Barat, urutan ketiga diduduki oleh Jawa Timur, urutan keempat diduduki oleh Sulawesi Selatan, dan diurutan kelima diduduki oleh Banten.

Mengantisipasi ledakan yang terus bertambah banyak, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hari ini melakukan pertemuan dengan tiga kepala daerah di lingkar Surabaya, Yakni Walikota Surabaya, plt Bupati Sidoarjo dan Bupati Gresik.

Disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa kepada awak media, pertemuan yang berlangsung hari ini akan membahas rencana pemberlakuan PSBB di ketiga wilayah tersebut.

Diketahui penerapan PSBB ini sudah dilakukan di DKI Jakarta dan beberapa wilayah di Jawa Barat.  PSBB dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan penyakit Covid-19.

Khofifah mengatakan, pembahasan bersama tiga kepala daerah ini dikarenakan makin tingginya jumlah pasien positif Covid-19 di Jatim, khususnya di tiga daerah tersebut.  Ia menilai jika Surabaya, Gresik dan Sidoarjo sudah memenuhi kriteria daerah untuk mengajukan PSBB.

Pertemuan Khofifah dan tiga kepala daerah itu digelar hari ini Minggu (19/4/2020) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya sejak pukul 14.00 WIB.

Khofifah sendiri mengungkapkan jika di Surabaya sendiri Corona sudah menyebar di 31 kecamatan.  Sehingga, Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 melakukan rapat koordinasi yang menyimpulkan jika Surabaya teleh memenuhi persyaratan untuk menerapkan PSBB.

Hal itu berdasarkan kajian epidemiologi yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair. Mereka telah melakukan penilaian yang merujuk kepada metode evaluasi epidemiologi yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Permenkes terkait PSBB.

Selain itu dikatakan Khofifah, Sidoarjo dan Gresik juga merupakan dua daerah perbatasan langsung dengan Surabaya yang menunjukkan kenaikan kasus Covid-19. Sehingga, Khofifah merasa PSBB juga harus dilakukan di dua daerah tersebut. []

Advertisement