August 12, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jika Dilegalkan di Indonesia, Pengawasan Ganja Medis Masih Banyak Celah Masalah

1 min read

JAKARTA – Komisi IX DPR RI atau yang biasa menangani masalah kesehatan mempersoalkan pengawasan ganja yang masih lemah. Buktinya, masyarakat masih bisa membeli dengan bebas di marketplace.

“Pertanyaannya, kenapa bisa dijual bebas di marketplace? Berarti masih banyak lubang dalam pengawasannya,” kata anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati, di Jakarta, Minggu (10/07/2022).

Karena itu, menurut Kurniasih, legalisasi ganja untuk kepentingan medis harus meminta pandangan pakar kesehatan dan mempertimbangkan hasil penelitian medis. Penelitian lebih difokuskan kepada khasiat dan keamanan obat.

“Ingat ya, kalaupun sedang tahap riset, ini hanya untuk kepentingan riset kesehatan bukan untuk yang lain,” kata dia.

Politikus PKS ini khawatir, perizinan ganja medis disalahgunakan menjadi legalisasi untuk bebas mengkonsumsi barang haram tersebut. “Jangan sampai ini digiring menjadi gerakan untuk legalisasi ganja secara keseluruhan,” kata dia.

Kurniasih menambahkan, ada tahapan-tahapan yang mesti dilalui sebuah hasil penelitian bisa disebut obat dan digunakan dalam pengobatan. Mulai dari fase penelitian, uji pra klinis, uji klinis, hingga penerbitan izin dan pengawasan.

“Sehingga kita pastikan memang obat yang beredar aman dan yang penting memiliki khasiat,” kata Kurniasih. []

Advertisement
Advertisement