October 24, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jika Ingin “Diingat” Allah, Kita Harus Banyak MengingatNya

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – “Orang yang Paling Diingat Allah”, tentu saja orang tersebut yang mencintai-Nya. Lalu, bagaimana hakikatnya Allah dapat mengingat hamba-Nya?

Nikmat terbesar dalam hidup ini adalah nikmat kita bisa berdzikir kepada Allah setiap saat. Fadzkuruni Adzkurkum, kalau kita ingat kepada Allah maka Fadzkuruni maka ingatlah padaku, Aku ingat padamu.

Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling diingat secara special oleh Allah. Dan siapakah orang yang paling banyak diingat Allah secara special?

Adalah orang yang paling banyak mengingat Allah. Andai kata mengingat Allah itu lampu, bercahaya dan lupa kepada Allah itu seperti lampu padam.

Silahkan evaluasi diri sendiri, banyak terangnya, banyak gelapnya dalam hidup ini. Maka, Wadzurulloha Katsiran La’allakum Tuflihun. Dzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya, niscaya engkau beruntung.

Dalil Tentang Keutamaan Mengingat Allah

Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 152 yang berbunyi:

Fażkurụnī ażkurkum wasykurụ lī wa lā takfurụn

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

Sekian kultum kali ini, semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat. Sebagai pengingat untuk kita semua, mari senantiasa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, insya Allah dengan mengingat-Nya saja kita menjadi orang yang beruntung. []

Advertisement
Advertisement