June 12, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jumlahnya Semakin Banyak, Pemerintah Bakal Meningkatkan Perlindungan PMI di Makau

1 min read
Foto dokumentasi Kemnaker

Foto dokumentasi Kemnaker

HONG KONG – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ida Fauziah menyatakan komitmennya terhadap peningkatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Makau.

Hal tersebut disampaikan  Ida Fauziyah saat berkunjung ke Makau, Rabu (8/5/2024) kemarin.

Komitmen Menaker itu dikemukakan dalam pertemuan dengan Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong dan Makau, Yul Edison, di Makau.

“Kami berharap kunjungan kerja kami kali ini dapat memperkuat diplomasi di bidang ketenagakerjaan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Hong Kong dan Pemerintah Makau, khususnya dalam hal peningkatan pelindungan pekerja migran Indonesia,” kata Ida Fauziyah.

Peningkatan perlindungan PMI di Makau dinilai penting bagi Ida Fauziyah. Pasalnya Malau salah satu tujuan penempatan favorit bagi pekerja migran.

Kemnaker mencatat, per Maret 2024, terdapat 6.501 pekerja migran Indonesia yang bekerja di Makau. Mereka bekerja di berbagai sektor antara lain perhotelan; real estate, persewaan dan kegiatan bisnis; dan rekreasi, budaya, permainan, dan jasa lainnya.

“Sehubungan dengan hal tersebut, pada kunjungan kerja kami ke Makau, kami akan bertemu dengan Chief Executive of Macau untuk meminta dukungan dalam peningkatan pelindungan pekerja migran Indonesia di Makau,” ujarnya.

Selain bertemu dengan Chief Executive of Macau terkait pelindungan pekerja migran, rencananya Ida Fauziyah juga akan menghadiri Business Matching bagi pekerja migran di Hong Kong, serta melakukan sosialisasi informasi pasar kerja dan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja migran Indonesia. []

Advertisement
Advertisement