October 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kasus Impor Kembali Menggila, Berikut Update Situasi Pandemi Per 22 April

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Penutupan penerbangan dari beberapa negara beresiko sangat tinggi menularkan virus corona ternyata masih menyisakan kedatangan virus corona dari klaster impor. Hari ini (22/04/2021), update situasi pandemi virus corona di Hong Kong masih didominasi kasus impor pada pertambahan kasus barunya.

Dalam keterangan persnya, Dr Albert Au dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) menyatakan, dalam 24 jam belakangan di Hong Kong kembali ditemukan sebanyak 14 kasus baru positif terinfeksi virus corona.

14 kasus tersebut didapat dari 12 kasus impor dan 2 kasus lokal.

Pada 12 kasus impor didapat dari 8 pendatang asal India, 2 pendatang asal Nepal, 1 pendatang asal Pakistan dan 1 pendatang asal Turki.

4 dari 12 kasus impor terdeteksi membawa varian virus N501Y yakni dibawa oleh 3 pendatang asal India dan 1 pendatang asal Turki.

Sedangkan pada 2 kasus lokal, seluruhnya tidak diketahui sumber penularannya.

Hingga saat ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong Kong telah mencapai 11.719 kasus dengan 209 kematian.

Jumlah pasien yang masih menjalani perawatan terpantau sebanyak 149 pasien dimana 3 diantaranya dalam kondisi kritis.

Sementara itu, di Indonesia, jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 6.243 pada Kamis (22/04/2021). Total kasus positif sebanyak 1.626.812, sembuh 1.481.449, dan meninggal 44.172 kasus.

Ada 78.593 spesimen yang diperiksa hari ini, dengan jumlah suspek 63.422 orang. Kasus aktif tercatat 101.191 kasus, bertambah 85 dibandingkan kemarin.

Detail perkembangan kasus Corona di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 6.243 menjadi 1.626.812
  • Pasien sembuh bertambah 5.993 menjadi 1.481.449
  • Pasien meninggal bertambah 165 menjadi 44.172

Sebelumnya, pada Rabu (21/04/2021), tercatat total sebanyak 1.620.569 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.475.456 pasien sembuh, dan 44.007 kasus meninggal dunia. []

Advertisement
Advertisement