February 5, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Keren, Universitas Kepanjen Gelar Program Pengabdian Masyarakat di Negara Penempatan PMI

2 min read

MALANG – Universitas Kepanjen terus memperkuat jejaring internasional melalui program pengabdian masyarakat dan magang kesehatan di Malaysia. Program ini melibatkan mahasiswa sekaligus menjalin kerjasama dengan kelompok pekerja migran Indonesia yang berada di negeri jiran.

Rektor Universitas Kepanjen, Dr. Tri Nurhudi Sasono, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan kapasitas manajemen dan kewirausahaan sosial di bidang kesehatan masyarakat ASEAN. “Melalui International Community Service, kami memperkuat kapasitas manajemen dan kewirausahaan sosial di bidang kesehatan masyarakat ASEAN,” ujarnya.

Universitas Kepanjen telah memberangkatkan mahasiswa kesehatan untuk magang di Malaysia pada tahun 2025. Fokus utama program ini berada pada bidang Keperawatan, Administrasi Rumah Sakit, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, universitas juga menawarkan program sosialisasi kuliah sambil magang ke luar negeri dengan skema gratis hingga lulus serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Kegiatan ini semakin relevan mengingat jumlah pekerja migran Indonesia di Malaysia mencapai 543.000 orang dengan dokumen resmi pada tahun 2025, menurut data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Angka tersebut menurun dari 591.000 orang pada tahun 2024, namun tetap menjadikan Malaysia sebagai salah satu negara tujuan utama pekerja migran Indonesia.

Program pengabdian masyarakat internasional Universitas Kepanjen diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sekaligus memperkuat hubungan internasional antara universitas dan institusi kesehatan di Malaysia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan praktis yang relevan dengan kebutuhan komunitas pekerja migran.

Kaprodi Kewirausahaan Universitas Kepanjen, Kholid, S.M., MM, menambahkan bahwa aspek kewirausahaan juga menjadi bagian penting dalam program ini. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu membangun jiwa kewirausahaan yang dapat diterapkan dalam pemberdayaan komunitas pekerja migran. Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Universitas Kepanjen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat melalui program-program internasional. Dengan langkah ini, universitas optimistis dapat menjadi institusi pendidikan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. []

Sumber Baca Malang

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply