October 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Keutamaan Puasa Syawal

1 min read

JAKARTA – Puasa sunnah syawal adalah salah satu ibadah yang biasa dikerjakan oleh umat Islam. Puasa ini dilaksanakan setelah puasa Ramadhan. Puasa sunnah Syawal dikerjakan selama enam hari berturut-turut ataupun enam hari selama bulan Syawal.

Ustad Ahmad Rifqi Arief Maulana mengatakan, banyak sekali keutamaan menjalankan puasa Syawal yaitu pertama, nilai puasanya menjadi sempurna yakni bagaikan puasa setahun penuh. Kedua, dicintai oleh Allah dan meraih ampunan.

Ketiga, meraih syafaat dari Rasulullah karena menghidupkan sunnah beliau. Keempat, sebagai penyempurna dari kekurangan ibadah pada bulan Ramadhan.

“Sebab, puasa yang dikerjakan tidak terlepas dari kekurangan atau dosa yang dapat mengurangi keutamaannya. Selain itu, pada hari kiamat nanti akan diambil puasa sunnah tersebut untuk menutupi kekurangan puasa wajib,” ujarnya.

Ia melanjutkan, yang kelima dapat meningkatkan iman dan taqwa serta memupuk keimanan kepada Allah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Ustad Arif menjelaskan, bagi muslimah yang ingin berpuasa Syawal namun masih mempunyai hutang di bulan Ramadhan, maka boleh saja berpuasa enam tanpa mengganti puasa Ramadhan-nya terlebih dahulu.

“Karena keutamaan puasa Syawal sangat banyak dan meng-qada puasa Ramadhan dapat dilakukan pada saat bulan lainnya,” tuturnya.

Namun, Ustad Arif menambahkan bahwa tidak bisa meng-qada puasa Syawal dengan puasa Ramadhan, karena niatnya berbeda.

“Adapun hikmah disunahkannya puasa enam hari di bulan Syawal, adalah untuk menjaga diri kita agar tidak lepas kontrol setelah sebulan penuh melaksanakan puasa,” tandasnya. []

Sumer UI Jakarta

Advertisement
Advertisement