June 19, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kian Maraknya PMI Nonprosedural Menjadi Sorotan Satgas P2MI Projo

1 min read

KAJARTA – Sekretaris Satuan Tugas Peduli Pekerja Migran Indonesia (Satgas P2MI) Projo, Toni Kristiastomo, menyoroti mulai maraknya penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke luar negeri, khususnya Arab Saudi.

Toni dalam keterangan pada Minggu (19/5/2024), menyampaikan, mulai kembali maraknya penempatan PMI nonprodesural tersebut karena belum adanya kepastian dari Kemnaker terkait evaluasi pilot project Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) sejak 14 Januari 2024.

“Sejak dilakukan evaluasi, kan teman-teman P3MI [Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia] tidak bisa melakukan pengiriman PMI ke Arab Saudi,” ujarnya.

Toni menilai, belum adanya kepastian dari kementerian tersebut menjadi salah satu celah para mafia untuk mengiming-imingi calon PMI untuk bekerja di Arab Saudi.

Atas dasar itu, kata Toni, Satgas P2MI Projo meminta Kemnaker untuk segera memberikan kepastian atas evaluasi SPSK. Evaluasi ini harus segera dirampungkan agar pengiriman PMI secara nonprosedural itu dapat diminimalisir bahkan dihentikan.

Selain itu, ujar Toni, P2MI Projo juga meminta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meningkatkan perlindungan kepada PMI yang masih menunggu pemberangkatan ke Arab Saudi dan mencegah penempatan nonprosedural.

“BP2MI harus lebih aktif melindungi CPMI dan mencegah pengiriman secara nonprosedural, jangan menunggu ada laporan baru bergerak,” katanya.[]

Sumber Gatra

Advertisement
Advertisement