September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

KNKT : Busnya Tanpa Sabuk Pengaman ? Jangan Dinaiki atau Disewa

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengimbau seluruh masyarakat untuk patuh menggunakan sabuk pengaman atau safety belt. Pasalnya, fasilitas tersebut terbukti banyak menyelamatkan nyawa korban kecelakaan lalu lintas.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahtono mengimbau kepada seluruh pengguna jasa angkutan untuk tidak menyewa ataupun menaiki moda transportasi yang tidak memiliki fasilitas sabuk pengaman. Hal itu demi memastikan keselamatan jiwa penumpang sendiri.

“Jadi kami imbau kita semua kalau sewa, kalau mau naik bus, tidak ada sabuknya, jangan di sewa, jangan naik,” kata Soerjanto dalam diskusi daring, Rabu (17/03/2021).

Dia menambahkan pengadaan sabuk pengaman di moda angkutan telah tertuang di aturan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, lanjutnya, mayoritas korban kecelakaan yang lolos dari maut adalah akibat patuh menggunakan sabuk pengaman. Fasilitas keamanan tersebut sudah seharusnya tersedia di berbagai moda angkutan umum termasuk bus. “Banyak kecelakaan yang seperti itu, kalau dia pakai [sabuk pengaman] selamat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menambahkan bahwa sudah banyak contoh mengerikan dari korban kecelakaan yang kehilangan nyawa akibat tidak memakai sabuk pengaman.

“Teman saya ada yang meninggal karena kecelakaan benturan, busnya nabrak. Padahal dia anaknya pengusaha bus, tetapi meninggal karena kecelakaan di bus,” tuturnya. []

 

Advertisement
Advertisement