September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Lagi, PMI Malaysia Selundupkan Narkoba Ke Indonesia

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Operasi gabungan yang dilakukan oleh TNI AL, BNN, POLRI, serta Bea Cukai di jalur masuk Indonesia melalui jalur laut membuahkan hasil. Di Kawasan Tanjung Balai Karimun, tim gabungan kembali berhasil menangkap tiga orrang PMI Malaysia yang kedapatan membawa Narkoba saat turun dari kapal laut yang membawa mereka dari Malaysia.

”Berdasarkan informasi intelijen yang kita terima bahwa Karimun yang menjadi salah satu titik keluar masuk Malaysia, sering digunakan untuk menyelundupkan narkoba. Pada saat pulang dari negeri jiran tersebut membawa narkotika jenis SS. Informasi ini akhirnya kita sampaikan ke petugas BC di pelabuhan internasional sekaligus dengan ciri-ciri orang yang disangka. Informasi ini langsung ditindaklanjuuti dengan melakukan pengawasan di tempat kedatangan penumpang internasional,” Terang Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun, Letkol laut (P) Bina Irawan M kepada media.

Dalam operasi kali ini, tim menangkap salah satu penumpang kapal yang bersandar di pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun lantaran curiga dengan tampangnya. Adalah Edi Ahmad, PMI Malaysia asal Kabupaten Karimun, saat diperiksa petugas, awalnya dia tidak mengakui kalau membawa narkotiba. Kepada petugas, Edi mengaku usai mengkonsumsi narkotika saat sebelum naik kapal di wilayah hukum Malaysia. Namun saat hendak dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif lagi, kemudian Edi mengaku bahwa dia membawa paket sabu dan heroin yang disembunyikan di dalam anusnya.

Setelah dilakukan USG, petugas mengeluarkan benda asing dalam anus seperti yang diceritakan Edi. Sabu sabu seberat 5,5 gram dan heroin seberat 6,3 gram berhasil dikeluuarkan dari anus Edi. Dihadapan petugas, Edi mengaku  tidak sendirian dalam menjalankan bisnis haram ini. Ada dua orang temannya yang sama-sama berangkat dari Malaysia namun berhasil meloloskan diri. Petugas kini sedang memburu kedua orang yang identitasnya telah dikantongi.

Belum lama berselang, sebelum ditangkapnya Edi, Satnarkoba Polres Balerang beberapa wakttu kemarin juga telah berhasil menangkap Mahram, PMI Malaysia asal Madura yang kedapatan membawa sabu sabu seberat 1,8 Kg dari Malaysia.

 

[baca : PMI Asal Madura Selundupkan Sabu Senilai Rp. 2 Milyar ]

 

Kabag Humas BNN, Kombespol Slamet Pribadi dalam pernyataannya kepada media beberapa waktu yang lalu pernah menjelaskan bahwa mayoritas narkotika yang masuk dan beredar di Indonesia berasal dari China. Jalur migrasi pekerja terutama PMI menjadi jalur aman bagi jaringan tersebut untuk memasukkan barang haram ini ke wilayah NKRI. [Asa]

Advertisement
Advertisement