Lebih Rentan Menyerang Perempuan, Begini Sebab dan Gejala Serangan Jantung Mendadak yang Mematikan

Prime Banner

ApakabarOnline.com – Penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung. Tak hanya itu, pada tahun 2016, Data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) menyebutkan 17,7 juta jiwa atau sekitar 32,26% meninggal dunia karena penyakit jantung. Sedangkan di Indonesia, pada tahun 2016, Penyakit jantung juga telah menyebabkan 36,33% dari total kematian di Indonesia.

Bukan hanya usia tua, ternyata penyakit jantung juga menyerang usia muda yang tidak peduli dengan pola hidup sehat. Data Riskesdas tahun 2013 memaparkan persentase penderita penyakit jantung berdasarkan kelompok usia di Indonesia yaitu 3,2% penderita berusia lebih dari 75 tahun; 3,6% berusia antara 65-74 tahun; 21,1% berusia 55-64 tahun; dan 1,3% dari usia 35-44 tahun.

Belajar dari peristiwa meninggalnya seorang pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang terkena serangan jantung pada Senin (21/10/2019) pagi di rumah majikannya kemarin, cukup untuk menjadi pembuka mata agar sesiapa saja selalu waspada dan peka terhadap penyakit ini.

 

Di Sholatkan di Happy Valley Moslem Cemmetery Siang Ini Jenazah Wartini Diterbangkan Besok Pagi

 

Serangan jantung bisa datang secara tiba-tiba, dan itu bisa menyebabkan kematian mendadak. Secara umum baik pria dan wanita, sama-sama memiliki potensi yang tinggi untuk terkena penyakit ini. Namun dijelaskan lagi ternyata wanita lebih memiliki potensi yang tinggi untuk terkena penyakit ini dibandingkan pria dan sayangnya wanita tidak terlalu peka dengan gejalanya.

Mengutip laman Ayo Sehat, Berikut adalah gejala penyakit jantung secara umum :

 

Nyeri dada

Rasa nyeri ini disebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang mengakibatkan oksigen dan aliran darah mengalir tidak lancar yang kemudian memunculkan rasa sesak yang seperti ditusuk-tusuk atau diremas.

Sesak napas

Pada umumnya, beberapa minggu sebelum seseorang terkena serangan, maka dia akan mengalami sesak napas. Hal ini terjadi karena masuknya cairan ke rongga udara di paru-paru.

Letih dan lelah

Selain sesak napas, badan akan terasa sangat letih dan lelah walaupun tidak terlalu banyak beraktivitas. Hal ini disebabkan karena aliran darah dan oksigen ke setiap pembuluh yang mengarah ke jantung tersendat dan menyebabkan kinerja jantung dalam memompa tidak maksimal.

 

Bermedia Sosial Bisa Akibatkan Serangan Jantung

 

Jantung berdebar, pusing dan pingsan

Gejala lain adalah jantung akan berdebar-debar yang juga mengakibatkan sakit kepala hingga pingsan. Hal ini disebabkan penurunan aliran darah dan detak jantung yang tidak stabil.

Penyakit jantung sendiri dibagi menjadi beberapa macam, mulai dari penyakit jantung koroner, penyakit jantung karena penyumbatan pembuluh darah kecil (iskemi), Infark Miokard, Aterosklerosis sampai dengan penyakit jantung rematik. Sebenarnya Anda bisa mencegah penyakit mematikan ini sejak dini seperti selalu menerapkan pola hidup yang sehat. []

You may also like...