May 18, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Luar Biasa, Dulu Domestic Helper, Sekarang Bergelar Doktor Bidang Ilmu Hukum

1 min read

BANTEN – Tentu tak semudah membalikkan kedu telapak tangan, butuh perjuangan panjang untuk mewujudkannya. Bertransformasi dari dunia domestic helper menuju profesi akademik dengan gelar Doktor. Adalah Nuryati Solapari, mantan BMI Timur Tengah berhasil mewujudkan semua ini.

Nuryati Solapari, perempuan kelahiran Banten, 36 tahun silam ini memiliki proses kreatif yang sangat inspiratif. Bagaimana tidak, di tahun 1998, Yati, sapaan akrabnya melangkahkan kaki ke Timur Tengah untuk menjadi buruh migran. 3 tahun berselang, usai meninggalkan Timur Tengah, Yati memasuki dunia akademik, bergabung dengan civitas akademika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai Mahasiswi. Jurusan ilmu hukum dia pilih dengan sepenuh hati. Program reguler dia jalani saat menyelesaikan program strata 1 sembari bekerja di sebuah restoran cepat saji.

Usai menyelesaikan program S1, Yati langsung melanjutkan ke jenjang Strata dua di Universitas Jayabaya. Selanjutnya, program Doktoral dia ambil di Universitas Padjajaran Bandung dan berhasil dia selesaikan pada Agustus tahun kemarin.

Dalam desertasinya, Yati mengungkapkan telah terjadi ketidakadilan bagi pekerja migran di setiap tahapan baik itu pada masa prapenempatan, masa penempatan dan purnapenempatan. karena itu, menurut dia, perlu ada bantuan hukum yang difasilitasi negara dalam setiap tahapan itu, bila memang dibutuhkan oleh BMI.

Saat ini, Yati aktif menjadi dosen Fakultas Hukum di almamaternya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang Banten. Di Universitas tersebut, Yati menjadi satu-satunya dosen yang berlatar mantan BMI. [Asa/MI]

Advertisement
Advertisement