Makanan yang Harus Dihindari Saat Usia Memasuki 40 Tahun Keatas

JAKARTA – Di usia 40-an, biasanya masalah kesehatan banyak timbul. Hal itu, salah satu faktornya, karena makanan dan minuman yang biasa kita konsumsi—selain gaya hidup harian. Ada banyak makanan yang bisa membuat orang-orang usia 40 tahunan tetap bugar. Namun, ada pula makanan dan minuman yang membuat orang-orang usia 40 tahunan malah memiliki risiko kesehatan. Berikut ini makanan yang harus dihindari agar tetap sehat di usia 40-an, dikutip dari Lean Body.
Daging olahan
Kita semua pernah disarankan untuk memasukkan protein makanan jika ingin membangun otot dan menghilangkan lemak. Sayangnya, daging olahan tak termasuk dalam kategori protein yang dianjurkan. Bahkan, daging olahan sudah dikaitkan dengan kenaikan berat badan jangka panjang dan berbagai masalah kesehatan.
Daging-daging olahan, contohnya daging dingin, hot dog, dan sosis. Daging-daging ini tinggi lemak, rendah protein, dan kerap mengandung nitrit dan nitrat, yang membantu mengawetkan makanan pada suhu ruangan. Maka, untuk sumber protein yang lebih sehat, pilihlah daging seperti dada ayam tanpa lemak atau ikan tuna.
Roti putih
Roti putih memang terasa lezat. Namun, serat dan nutrisi sehat lainnya tidak ada. Yang tersisa hanya karbohidrat olahan yang kosong. Makanan ini juga memiliki indeks glikemik tinggi, yang dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak dengan cepat, memberi Anda lonjakan energi instan yang lalu turun drastis. Karena Anda kekurangan serat, perut Anda akan keroncongan lagi sebelum menyadarinya. Akibatnya, Anda bakal mencari camilan olahan lainnya.
Makanan rendah lemak
Anda mungkin berpikir, jika suatu makanan tidak mengandung lemak, maka makanan itu tidak akan membuat Anda gemuk. Faktanya, banyak makanan rendah lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan kesehatan yang buruk. Sebab, ketika menghilangkan lemak, produsen makanan sering kali menambahkan lebih banyak gula, tepung, pengental, atau garam untuk meningkatkan rasa. Oleh karena itu, bila pergi berbelanja, periksa panel informasi nilai gizi untuk melihat apakah makanan rendah lemak yang Anda cari juga tinggi gula dan zat aditif.
Permen
Kebanyakan permen dikonsumsi tanpa sadar, misalnya sambil menonton televisi, saat jalan-jalan, atau menyetir mobil. Padahal, kalori permen yang Anda konsumsi melebihi asupan makanan normal Anda. Permen juga tinggi gula. Gula tambahan pada permen menyebabkan penyimpanan lemak dan meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan.
Margarin
Margarin buruk untuk lingkar pinggang dan kesehatan Anda. Margarin penuh kalori dan tinggi lemak trans—lemak yang disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak. Lemak trans ini membantu menjaga bahan-bahan berbasis minyak dalam margarin tetap keras pada suhu ruangan, tetapi berbahaya bagi kesehatan Anda. Margarin pun mengandung banyak bahan buatan dan vitamin sintesis yang kurang bermanfaat bagi kesehatan Anda. []