Masta Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaannya

Masta boru Sirait dan screenshot dari akun FB Yunita Silvia Tobing. (Foto: Facebook)
Masta boru Sirait dan screenshot dari akun FB Yunita Silvia Tobing. (Foto: Facebook)
Prime Banner

Masta boru Sirait (29), perempuan asal Kota Pematangsiantar, Sumut, meninggal dunia diduga setelah terinfeksi gigitan anjing rabies miliknya.

Rabies merupakan suatu virus yang menyebar ke manusia melalui air liur hewan yang terinfeksi. Virus itu biasanya menyebar melalui gigitan hewan.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban merupakan warga Jalan Rela, Kelurahan Sukadame, Siantar Utara, atau dikenal Lorong III Parluasan, Kota Pematangsiantar.

Menurut Erik (28), warga sekitar mengatakan, korban sebelumnya digigit anjing peliharaannya pada April 2019 lalu.

“Tahu kami bulan lalu dia digigit anjingnya sendiri. Kami tahu dia sakit, minggu lalu,” ujarnya. “Pas minggu lalu itu Kak Masta dilarikan ke rumah sakit di Medan. Baru semalam dapat kabar, meninggal malam hari,” sambungnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, dr Ronal Saragih, mengaku sudah mendapat informasi itu. “Ya, tadi pagi kami sudah melayat ke rumah duka,” ungkapnya melalui telepon seluler.

Ronal mengakui korban meninggal karena digigit anjingnya sendiri. “Beliau digigit anjingnya sendiri. Saat digigit itu, dia tidak melaporkan kejadian itu,” kata Ronal.

Dikatakan, usai menggigit korban, anjing lalu mati. Namun Ronal mengaku tak tahu kapan anjing peliharaan korban tepatnya mati. “Untuk kapan mati anjingnya, saya kurang tahu,” ucapnya.

Sejauh ini kata Ronal, hasil pemeriksaan kondisi anjing ditangani Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian. Ronal mengaku, pihaknya sudah terus-menerus mengimbau masyarakat terkait penyakit rabies.

“Sudah terus kita lakukan imbauan, berupa pemutaran film kemana-mana. Intinya begini, kalau sudah tergigit anjing segeralah melapor ke Puskesmas,” ujarnya.

Hal itu dilakukan agar pihak Puskesmas bisa memantau pasca gigitan anjing. “Jangan merasa sepele jika digigit anjing. Karena sempat sudah jalan kumannya itu, belum ada obatnya di negara manapun itu,” tandasnya.

Pantauan di akun media sosial (medsos) Facebook milik Masta, banyak ucapan turut berduka cita atas meninggalnya gadis tersebut. Seorang di antaranya pemilik akun Yunita Silvia Tobing.

“Selamat jalan kawanku Masta Sirait. Kita baru ketemu sebulan yang lalu. Kau datang waktu opungku (nenekku) meninggal dan kau mengajakku untuk keliling Siantar,” demikian Yunita menuliskan di dinding akun Facebook milik Masta.

“Sekarang dirimu sudah bertemu dengan opungku Sianturi. Nunga sonang di lambung Jesus (sudah damai disi Jesus). Sudah tidak sakit lagi karena digigit white choky. Buat bang Andri Sirait yang tabah dan kuat Tuhan punya rencana yang indah buat keluarga yang ditinggalkan. God bless,” tulisnya.[FP]

You may also like...