June 22, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Melanggar Ijin Tinggal, Bekerja Ilegal, Terlibat Peredaran Narkoba, Tiga PMI di Hong Kong Dimeja Hijaukan

2 min read

HONG KONG – Setiap wilayah yang memiliki otonomi, sudah pasti dilengkapi dengan perangkat konstitusi. Dimana perangkat tersebut otomatis akan berlaku bari siapa saja yang berada di dalam sebuah wilayah.

Pun demikian halnya dengan wilayah Hong Kong. Seperangkat konstitusi dimiliki dan ditegakan untuk mengatur praktik kehidupan sehari-hari dan berlaku mengikat bagi siapa saja yang berada di wilayah Hong Kong baik warga lokal maupun pendatang.

Sudah seringkali, pendatang, dalam hal ini pekerja migran Indonesia berhadapan dengan pengadilan atas sebuah tuduhan pelanggaran. Hampir setiap hari, deretan nama pekerja migran menghiasi daftar persidangan. Seperti yang berlangsung hari ini, 3 pekerja migran Indonesia harus mempertanggung jawabkan pelanggarannya didepan pengadilan.

Mereka adalah ZA, pmi yang tercatat dengan nomor kasus STCC1732/2021 ini dimintai pertanggung jawabannya secara hukum di pengadilan Shatin karena telah menyalah gunakan ijin tinggal. Visa tinggalnya domestic helper, namun diketahui, ZA melakukan aktifitas tidak sesuai visa tinggalnya.

PMI kedua adalah Sy. PMI yang tercatat dengan nomor kasus STCC1707/2021 ini sejatinya telah berstatus paperan.

Dalam kondisi paperan, Sy rupanya nekat mencari pengfhasilan, sedangkan hal tersebut merupakan sebuah larangan. Sy bekerja apa saja yang bisa dia lakukan dan dapatkan untuk mendapatkan sejumlah uang. Atas perbuatannya, Sy harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di pengadilan Shatin hari ini.

 

Sedangkan PMI yang ketiga, adalah YVT. PMI yang terdaftar dengan nomor kasus TMCC2317/2020 tersebut di Hong Kong terbukti telah terlibat dalam peredaran narkoba pada tahun kemarin.

Di gelar di pengadilan Tuen Mun, persidangan untuk YVT hari ini merupakan persidangan yang kesekian kalinya.

Semoga ketiga PMI tersebut mendapatkan kemudahan dan keadilan yang seadil-adilnya sesuai dengan apa yang mereka perbuat. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply