Menjadikan Pemerintah Desa Sebagai Garda Terdepan Melindungi PMI
2 min read
JAKARTA – Migran Care Jember menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi para pekerja migran. Isu ini menjadi sangat krusial dalam penyusunan rencana kerja pembangunan pemerintah daerah.
Koordinator Migran Care Jember, Bambang Teguh, menyebut kondisi ekonomi menjadi motivasi utama warga. Fenomena “lapar kerja” pasca pandemi meningkatkan jumlah warga yang ingin bekerja ke luar negeri.
“Negara harus hadir sejak dari tingkat desa guna memberikan edukasi keamanan,” kata Bambang pada dialog Jember Menyapa di RRI Jember, Jumat 30 Januari 2026.
Pemerintah desa memiliki wewenang hukum untuk memastikan prosedur keberangkatan warga berjalan dengan aman. Tantangan utama di lapangan adalah maraknya calo yang memberikan janji manis tidak berdasar. Hal ini sering menyebabkan calon pekerja mengabaikan kapasitas diri serta keamanan di negara tujuan.
Koordinator DesBumi Dukuh Dempok Wuluhan, Jumiatun, menjelaskan peran penting pusat pelayanan terpadu di tingkat desa. Pihaknya selalu memverifikasi legalitas perusahaan penyalur tenaga kerja sebelum memberikan izin kepada warga.
“Edukasi keluarga sangat penting agar mereka memahami risiko kerja tanpa prosedur,” jelas Jumiatun. Pendekatan personal dilakukan untuk memastikan komitmen antara suami dan istri sebelum istri bekerja keluar.
Bambang Teguh juga menyoroti kerancuan antara program magang dengan bekerja secara profesional. Reduksi istilah ini dianggap merugikan karena pekerja muda berisiko tidak mendapatkan hak semestinya.
Pihak Migran Care menuntut realisasi komitmen politik pemerintah kabupaten dalam perlindungan tenaga kerja. Kebijakan tersebut harus tertuang secara nyata dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Mohon segera terbitkan Perda Perlindungan Pekerja Migran di Kabupaten Jember,” tegas Jumiatun. Regulasi tersebut menjadi landasan hukum utama bagi desa dalam meminimalisir jatuhnya korban eksploitasi.
Kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan migrasi yang lebih bermartabat. Jember diharapkan menjadi daerah yang aman dan juga proaktif bagi seluruh pekerja migran. []
