Merasa “Diinceng” Isi Rok Mininya, BMI Hong Kong Damprat Porter Juanda

Prime Banner

SURABAYA – Sebuah insiden debat sengit terjadi di terminal kedatangan International Bandara Juanda Surabaya petang tadi. Debat sengit antara W seorang porter bandara dengan BMI Hong Kong yang diketahui berinisial LS terjadi di kawasan dalam dekat pengambilan bagasi.

Menurut Heru, kejadian tersebut bermula saat W, seorang porter yang sedang duduk di area tempat perdebatan sengit berlangsung sedang memutar mp3 dengan headset ponselnya. Tiba-tiba, LS, seorang BMI Hong Kong yang sedang cuti mendamprat W dengan tuduhan telah merekam isi dalam rok mininya.

“LS itu TKW Hong Kong mas yang baru turun pesawat, Dia pake rok mini banget, agak mekrok lagi roknya. Lha teman saya W yang tidak tahu apa-apa tiba-tiba didatangi mbak TKW seksi itu dan dituduh telah nginceng rok mininya dan merekam dengan HP” tutur Heru kepada Apakabaronline.com melalui sambungan telpon.

Perdebatan sengit di ruang publik itupun akhirnya diketahui security dan mereka digiring masuk ke ruangan security. Tak ketinggalan pula, Heru yang menyaksikan sejak awal, juga ikut masuk dalam ruangan tersebutsebagai saksi.

Di Mata Porter Bandara Juanda “TKW Hong Kong Itu Banyak Yang Seger – Seger Tapi Pelit Dan Galak”

Ditengahi security, LS ngotot, merasa telah di rekam isi rok mininya dengan hp oleh porter yang berinisial W. Setelah diperiksa security, jangankan merekam, satu-satunya HP milik W yang dipegang, bukanlah HP jenis smartphone yang ada kameranya, akan tetapi HP biasa yang tidak dilengkapi dengan kamera.

“Lha ya lucu mas, HP milik W itu lho HP jadul, layarnya hanya tiga baris, hitam putih, dan tidak ada kameranya. Kok dituduh merekam itu ketemu dari mana” terang Heru.

Merasa tuduhannya telah patah, dan tidak terbukti,  BMI yang berinisial LS, kemudian membelokkan tuduhannya dari menuduh merekam, menjadi “nginceng” isi rok mininya.

“Anehnya lagi, setelah sama-sama mengetahui bahwa HP milik W seperti itu jadulnya, kok TKW itu malah mengganti tuduhan dengan nginceng. Lucu kan ?” imbuh Heru.

Setelah terpojok tidak bisa membuktikan tuduhannya, akhirnya LS, BMI Hong Kong pengguna rok mini yang menurut Heru agak mekrok meminta maaf dan sempat menawarkan sejumlah uang dan oleh-oleh sebagai bentuk permintaan maafnya. Hal itu dilakukan, karena W mengancam akan menuntut balik. Namun dengan tegas W menolak tawaran tersebut.

Konflik antara W dengan LS bisa diselesaikan ditempat itu juga dengan hasil damai dan saling memaafkan. Security yang menengahi, menyarankan LS untuk mengganti rok mininya dengan yang lebih tertutup. LS pun mengikuti saran security tersebut dengan alasan keamanan dan kesopanan.

“Makanya, mbak, kalau pulang ke Indonesia itu yang empan papan, kalau kayak gitu, sudah nuduhnya salah, memalukan to ya jadinya” pungkas Heru yang menyelipkan pesan. [Asa]

You may also like...