September 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

NKRI Dilecehkan di Pembukaan Olimpiade Tokyo, KBRI Seoul Kirim Surat ke Stasiun TV Korsel MBC

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – KBRI Seoul kirimkan surat kepada stasiun televisi Korea Selatan, MBC, karena dinilai telah menyinggung Indonesia pada Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, pekan lalu.

“Surat tersebut telah ditembuskan kepada Korea Communication Commission (KCC) –lembaga pengawasan penyiaran media Korea Selatan– untuk meminta MBC melakukan langkah-langkah perbaikan,” ujar KBRI Seoul dalam keterangan tertulis, Selasa (27/07/2021) dikutip dari ANTARA.

Mencermati pemberitaan sejumlah media di Indonesia tentang narasi TV MBC terhadap Indonesia yang dinilai tidak pantas pada acara pembukaan Olimpiade, KBRI telah melakukan pengecekan dengan melihat secara keseluruhan rekaman dari defile kontingen negara peserta Olimpiade yang ditayangkan di stasiun tersebut.

Dari proses tersebut, ditemukan, bahwa saat mendeskripsikan setiap negara peserta, MBC menampilkan keterangan (caption) yang bersifat klise (template), yaitu berisi peta negara, informasi negara, info PDB, dan tingkat prosentase vaksinasi COVID-19.

Saat kontingan Indonesia tampil di layar, menurut KBRI, caption pertama menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan 18.000 pulau, ibu kota Indonesia adalah Jakarta, luas wilayah Indonesia adalah sembilan kali luas Korea, jumlah penduduk adalah 270.020.000 (terbesar ke-4 di dunia), PDB per orang adalah 3.922 dolar AS, tingkat persentase vaksin COVID-19 adalah 6.0 persen.

Sementara, caption kedua memunculkan informasi tentang capaian Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro dengan urutan ke-46 (1 emas dan 1 perak) dan bahwa di Olimpiade Tokyo ini kontingen Indonesia berpartisipasi pada cabang olahraga badminton, angkat besi, panahan dan lain-lain dengan delapan cabang olahraga dan 28 atlet.

Sebelumnya MBC telah meminta maaf melalui akun Twitter resminya pada Sabtu (24/07/2021), dan mengakui kesalahan yang telah diperbuat. []

Advertisement
Advertisement