May 19, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pelajaran Berharga Dibalik Perintah Berbakti Pada Orang Tua

3 min read

ApakabarOnline.com – Seorang anak berkewajiban berbuat baik kepada dua orang tua, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an.

Islam mengajarkan umatnya untuk hormat dan patuh pada orang tua. Taat dan berbakti pada orang tua itu merupakan salah satu akhlak mulia di sisi Allah SWT.

Melansir Republika.co.id, Ulama asal Institut Islam Toronto Kanada, Syekh Ahmad Kutty, sebagamana dilansir askthescholar.com, menjelaskan beberapa dalil tentang berbuat baik kepada orang tua di antaranya:

  1. Menghormati orang tua dan berbuat baik kepada mereka adalah salah satu perintah Allah. Dalam surat Al Isra ayat 23, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

  1. Hak orang tua atas anak-anak tidak dapat dicabut atau dikurangi dengan cara apa pun bahkan jika mereka bukan Muslim sekalipun.

Dalam surat Luqman ayat 15 disebutkan:

“Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

  1. Memperlakukan orang tua dengan penuh kebaikan adalah salah satu kewajiban utama dalam Islam, siapa pun yang mengabaikan kewajiban penting ini akan diganjar dosa besar.

Imam Bukhari dan Imam Muslim serta sejumlah perawi hadis lainnya mengabarkan hadis dari Abu Bakar. Dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

‘Maukah aku ceritakan kepada kalian dosa besar yang paling besar, yaitu tiga perkara? Kami menjawab, Ya, Rasulullah. Rasulullah berkata: Menyekutukan Allah, dan mendurhakai dua orang tua. Rasulullah sedang bersandar lalu duduk, maka berkata Rasulullah: Tidak mengatakan kebohongan dan kesaksian palsu. Beliau terus mengulainya sampai kami berkata semoga beliau berhenti.”

Dalam setiap kegiatan, terutama perihal penting, seperti bepergian menuntut ilmu, berjihad, atau melakukan perjalanan usaha, dan lain sebagainya, sangat penting untuk memohon rida orang tua terlebih dahulu.

Hal ini disebabkan berkah Allah SWT beriringan dan rida orang tua, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

“Ri?a Allah terletak pada ri?a orang tua, dan murka Allah terletak pada kemurkaan orang tua,” (H.R. Baihaqi).

Dikutip dari tirto.id, terdapat tiga hal yang dapat dilakukan untuk menunjukkan sikap hormat dan patuh pada orang tua, sebagaimana dikutip dari uraian “Hormati dan Sayangi Orang Tua dan Gurumu” yang diterbitkan Kemendikbud:

Pertama, seorang anak berkewajiban menaati perintah orang tua, kecuali dalam perkara maksiat.

Kedua, seorang anak berkewajiban menjaga amanah yang diberikan orang tua, baik itu janji, harta yang dititipkan atau harta yang diberikan kepadanya.

Ketiga, membantu dan menolong orang tua apabila mereka membutuhkan.

Setiap sikap yang dilandasi kasih sayang dan penghargaan kepada orang tua merupakan sikap hormat dan patuh pada mereka.

Islam menegaskan beberapa sikap yang mesti dihindari agar anak memperoleh rida orang tua.

Dilansir dari NU Online, seorang anak tidak boleh berkata kasar kepada orang tua, bahkan ungkapan lelah ataupun kekecewaan pun dilarang, seperti kata “Ah”.

Larangan mengucapkan kata-kata jelek pada orang tua ini tertera dalam Al-Qur’an surah Al-Isra ayat 23:

Kemudian, jika orang tua sudah meninggal, cara berbakti pada orang tua adalah dengan mendoakan kebaikan kepada mereka, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali karena tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya, “(H.R. Muslim).

Hormat dan patuh pada kedua orang tua merupakan amal ibadah yang mulia di sisi Allah SWT.

Apabila orang tua ri?a atas perbuatan anak, maka Allah SWT pun ri?a. Demikian juga sebaliknya, jika orang tua murka, maka Allah SWT pun murka pada anak tersebut.

Di dunia, ganjaran bakti pada kedua orang tua adalah keluasan rezeki dan dipanjangkan umur.

Di akhirat, ganjaran bakti pada kedua orang tua dapat menjadikan anak dimasukkan ke surga oleh Allah SWT. []

Advertisement
Advertisement