May 9, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Penting, Usai Divaksin Corona, Sebaiknya Tidak “Mimik Ciu” Selama 45 Hari

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Kebiasaan “mimik ciu” atau meminum minuman beralkohol baik untuk tujuan sekedar bersenang-senang maupun untuk tujuan lain, sudah bukan rahasia lagi, banyak dilakukan oleh kalangan masyarakat tertentu.

Dibawah situasi pandemi corona yang mendunia saat ini, “pemikik ciu” maupun bukan pemimik ciu, tentu memiliki posisi yang sama, akan kebutuhan vaksinasi. Namun demikian, beberapa waktu belakangan, santer beredar kabar, usai divaksin corona, seseorang sebaiknya menghindari minum minuman beralkohol selama 45 hari. Benarkah demikian ?

Ada banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelah menerima vaksin Covid-19.

Salah satu langkah yang beredar luas adalah melarang penerima vaksin untuk mengonsumsi alkohol.

Menurut beberapa klaim, minum alkohol 45 hari setelah suntikan vaksin adalah sesuatu yang dapat mengurangi efisiensi vaksin atau menghentikan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Mengingat alkohol bukanlah yang paling sehat untuk tubuh kita, seberapa buruk bagi seseorang minum alkohol setelah vaksinasi?

Apakah itu akan membuat vaksin COVID-19 tidak efektif? Atau membuat kamu rentan terhadap efek samping?

Nah, dikutip dari Times of India, sebenarnya alkohol belum terbukti secara ilmiah buruk untuk vaksinasi.

Tidak ada bukti klinis yang mendukung bahwa alkohol membuat COVID-19 tidak efektif. Juga belum ada pedoman yang dikeluarkan oleh WHO, CDC atau dewan medis lainnya tentang hal yang sama.

Meskipun penggunaan alkohol tidak secara langsung merupakan kontraindikasi terhadap pemberian vaksin, alkohol adalah salah satu zat yang memengaruhi fungsi kekebalan kita.

Dalam perspektif ini, orang telah disarankan untuk membatasi penggunaan alkohol selama 45 hari setelah vaksinasi. Antibodi yang dihasilkan vaksin membutuhkan waktu hingga 3 minggu untuk membangun respons perlindungan yang memadai.

Sama seperti vaksinasi yang boleh dan tidak boleh dilakukan (seperti memakai masker, mempraktikkan jarak sosial, mengonsumsi makanan sehat) konsumsi alkohol terbatas hanya akan melindungi kamu dari masalah kesehatan, tetapi sama sekali tidak wajib atau terbukti secara klinis untuk meningkatkan efisiensi vaksin.

Meskipun demikian, tetap tidak disarankan untuk meminum minuman keras setelah mendapatkan vaksin.

Setelah mendapatkan suntikan, penting bagi tubuh untuk beristirahat dan memberikan waktu agar efek sampingnya mereda.

Sementara itu, konsumsi alkohol yang berlebihan atau tidak dimoderasi berdampak buruk bagi tubuh, vaksin atau tanpa vaksin. []

Advertisement
Advertisement