July 21, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Peringati International Migrant Day 2023, PKS Perjuangkan Beasiswa untuk Anak PMI

2 min read

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) DPP PKS memperingati International Migrant Day 2023 dengan menggelar Talkshow di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta, Ahad, (24/12/2023).

Talkshow yang bertema ‘Bedah Visi Misi dan Program AMIN dan PKS terhadap Pekerja Migran’ ini dihadiri oleh Juru Bicara PKS dan Timnas AMIN Muhammad Iqbal, Wakil Ketua Bidnaker DPP PKS Indra, dan Presiden Union Migrant (UNIMIG) Indonesia Fathurrahman.

Jubir Timnas AMIN dari PKS Iqbal menjelaskan tentang visi misi AMIN terkait pekerja migran. Ia menyebut bahwa pekerja migran menjadi salah satu agenda khusus dari 28 simpul kesejahteraan AMIN.

“Di visi misi pasangan AMIN, tagline-nya adalah pekerja migran Indonesia terlindungi dan sejahtera,” ujar Iqbal.

Iqbal pun menjelaskan beberapa program yang akan dilakukan AMIN untuk menyejahterakan pahlawan devisa ini. Pertama adalah dengan perjanjian bilateral ketenagakerjaan agar dapat memberikan kepastian dan perlindungan pekerja migran.

Selanjutnya adalah memberikan pembekalan yang lengkap dan meningkatkan jumlah pekerja migran terampil. Hal ini telah berhasil dilakukan Gubernur Jawa Barat dua periode Ahmad Heryawan dengan program Jawa Barat Mengembara yang memberikan pembekalan dan pelatihan keterampilan sebelum berangkat bekerja di luar negeri.

“Kemudian juga tentang perlindungan hukum. AMIN akan menyediakan layanan pusat krisis 24 jam terintegrasi dan perlindungan kemudahan pekerja migran ketika mereka kembali dan juga mengelola dana,” lanjut Iqbal.

Terakhir, yang telah diperjuangkan PKS untuk menjadi program AMIN adalah pemberian beasiswa prioritas Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada anak-anak pekerja migran.

“Salah satu yang membuat pekerja migran terus bekerja kan pendidikan anak. Kemarin kita usulkan bahwa nanti kalau AMIN menang, anak-anak pekerja migran akan diupayakan dan diprioritaskan mendapat KIP dan PIP, jadi sekolah gratis dan dapat uang saku,” jelasnya. []

Advertisement
Advertisement