October 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Permudah dan Percepat Proses Administrasi Kedatangan PMI, BP2MI Dukung Pelaksanaan e-CD di Bandara Soekarno Hatta

2 min read

JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten, Dharma Saputra, beserta jajaran menghadiri undangan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, tentang Sosialisasi Implementasi Electronic Customs Declaration (e-CD), Senin (19/09/2022).

Perwakilan dari Bea Cukai, Neni, menjelaskan kepada BP3MI Banten tentang website e-CD yang beralamat di ecd.beacukai.go.id. Menurutnya, penggunaan website dapat mengganti form versi lama yang masih menggunakan kertas. Neni berharap pengisian form di website e-CD ini mampu mempermudah dan mempercepat proses pemenuhan kewajiban pajak bagi PMI setiba di Tanah Air.

“Setiap PMI yang akan pulang ke Indonesia diharapkan dapat mengisi form pada website ecd.beacukai.go.id 3 hari sebelum tanggal kepulangannya ke Indonesia. Hal ini untuk mempercepat proses di Bea Cukai terutama saat pendaftaran IMEI karena banyaknya pengaduan penipuan atas layanan IMEI yang dilakukan oleh oknum dengan berbagai modus seperti modus jasa pembuatan QR Code dan Modus registrasi ilegal yang hanya bertahan beberapa bulan,” ujarnya pada kegiatan di Aula Gedung Bea Cukai ini secara langsung dan virtual melalui aplikasi Zoom.

Plt. Kepala BP3MI Banten, Dharma Saputra menyambut inovasi ini dengan positif.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bea Cukai atas informasinya. Kami menyambut baik, dan kami akan mulai sosialisasi mengenai website e-CD ini kepada para PMI, melalui Program Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP),” jelas Putra.

Neni lanjut memaparkan jika PMI selesai mengisi form, mereka akan memperoleh barcode yang akan ditunjukkan kepada petugas bea cukai setibanya di Indonesia. Ia berharap pihak Bea Cukai dapat bersinergi dengan BP3MI Banten untuk pelaksanaan implementasi e-CD di Bandara Soekarno Hatta.

“Kami meminta bantuan BP3MI Banten terkait edukasi QR Code IMEI, karena 75% pendaftar IMEI adalah PMI, dan 80% dari pendaftar IMEI tersebut belum melakukan pendaftaran online. Selain itu, penggunaan web ini menjadi salah satu program go green, karena mengurangi penggunaan kertas,” papar Neni. []

Advertisement
Advertisement