May 18, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pernikahan Sejenis Terungkap Usai Malam Pertama

2 min read

Malam pertama yang dinantikan Syarifah Nurul Husna (SNH), 19 usai dipersunting “suaminya”, Rahmat Yani, sirna sudah. Ketika itu diketahui lelaki yang baru mempersuntingnya seorang perempuan.

Tak ayal apa yang dialami Syarifah Nurul Husna membuat warga Bulukumba, Sulawesi Selatan, bikin heboh. Diduga, pernikahan tersebut murni terjadi karena kelalaian pihak keluarga perempuan. Pernikahan siri menjadi pemicu utamanya.

Pasangan Sejenis PMI Membuang Bayi Yang Baru Dilahirkan

Hal itu diakui orang tua SNH, Samsidar, saat Fajar (Jawa Pos Group) menemuinya di kediaman kakek SNH, Lajju dg Masiga, di Tarampang, Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari. Sidar menyatakan, pernikahan tersebut berawal saat Rahmat Yani alias Radina alias Nani mendatangi Lajju dg Masiga untuk dinikahkan dengan putrinya. Alasannya, keluarga mempelai laki-laki tidak menyetujui pernikahan mereka.

“Dia datang ke keluarga dan meminta tolong untuk dinikahkan karena mengaku tidak punya keluarga yang sepakat. Padahal, dia suka anak saya,” ungkap Sidar, lantas berurai air mata kemarin (28/9).

Kakek SNH sepakat untuk menikahkan mereka secara siri. Dengan syarat, kelengkapan dokumen disetor kepada pemerintah setempat dan kantor urusan agama (KUA) setelah pernikahan.

Mempelai pria pun memberikan mahar sebidang tanah berukuran 12 x 15 meter persegi serta uang panaik Rp 30 juta. “Itu sudah menjadi kesepakatan kedua pihak,” terangnya.

Namun, pada Senin malam (18/9) atau sehari setelah pesta pernikahan, pemerintah setempat mendapatkan informasi bahwa Rahmat berjenis kelamin perempuan. Karena itu, pada pukul 03.00 Wita, dilakukan pemeriksaan kepada Rahmat.

Dari hasil pemeriksaan oleh kerabat SNH bersama pemerintah setempat, ditemukan alat kelamin plastik dalam tas milik Rahmat. Dengan demikian, dia (Rahmat) diantar ke Mapolsek Bonto Bahari untuk dimintai keterangan. Tetapi, keluarga SNH tidak mempersoalkan kejadian tersebut.

“Saya tidak mau menuntut karena itu juga kelalaian kami. Saya hanya ingin anak saya seperti dulu lagi dan melepaskan ikatan pernikahannya,” tambahnya.

Sumber : Jawapos

Advertisement
Advertisement