January 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pertambahan Kasus COVID-19 Semakin Tinggi, Jawa Timur Berencana Berlakukan PSBB Tingkat Provinsi

2 min read
Prime Banner

SURABAYA – Tabulasi data kasus COVID-19 di Jawa Timur semakin tinggi. Secara Nasional, Jawa Timur beberapa kali berada di posisi runner up, dibawah Provinsi DKI.

Menyikapi hal tersebut, Pemprov Jatim akan melakukan koordinasi dengan jaringan forkopimda Jawa Timur dan forkopimda kabupaten/kota se Jawa Timur untuk membahas rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Khofifah dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (14/05/2020) malam.

Khofifah mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan kajian akademik terkait kondisi epidemiologi covid-19 dari para pakar. Yang hasilnya memang sudah direkomendasikan adanya penerapan PSBB di tingkat provinsi.

“Telaah sudah ada. Jatim saat ini semua Kabupaten Kota statusnya sudah zona merah. Artinya sudah ada yang terkonfirmasi covid-19, lalu dilihat dari doubling time nya, transmisi lokalnya dan juga case fatality ratenya, juga terjadi di berbagai daerah,” urai Khofifah.

“Jika dilihat secara regional Jatim, dari dari kajian epidemiologi yang sudah dilakukan kajiannya menyatakan sudah saatnya dilakukan pengajuan PSBB regional tingkat provinsi,” kata Khofifah.

Meski begitu Khofifah menegaskan bahwa keputusan untuk mengajukan penetapan PSBB tingkat regional provinsi tidak bisa serta merta dilakukan. Melainkan harus ada koordinasi secara detail dengan setiap forkopimda di masing-masing kabupaten kota. Sebab PSBB akan menyangkut banyak sekali aspek yang saling terkait.

Khofifah mengaku sudah membahas secara singkat dengan Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, saat ada ada di Malang dalam sosialisasi hari pertama penerapan PSBB kawasan Malang Raya.

Akan tetapi tentu saja, pembahasan belum final dan tetap harus dibicarakan dengan seluruh pemangku kebijakan di setiap teritorial.

“Kalau selama ini PSBB di Surabaya Raya misalnya itu kan melibatkan tiga daerah. Lalu Malang Raya juga tiga daerah dan letaknya saling berdekatan. Untuk PSBB regional Jatim, semua harus dalam konfirmasi koordinasi seluruh forkopimda provinsi dan kabupaten kota. Maka kita akan melakukan rakor virtual forkopimda kabupaten dan kota se Jatim,” tegas Khofifah.

Setelah rakor virtual tersebut rampung digelar Khofifah berjanji akan segera memberikan penegasan langkah yang diambil. []

Advertisement
Advertisement