July 3, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Rencana Semula Dimulai 17 Maret, Lockdown di Hong Kong Diundur

2 min read
Sebuah unit hunian di Hong Kong ditutup sementara untuk dilakukan pengujian covid-19 menyusul temuan ada penghuni yang kedapatan positif corona (Foto HK01)

Sebuah unit hunian di Hong Kong ditutup sementara untuk dilakukan pengujian covid-19 menyusul temuan ada penghuni yang kedapatan positif corona (Foto HK01)

HONG KONG – Kemarin (01/03/2022) pagi, otoritas Hong Kong merilis informasi akan melakukan pengujian menyeluruh untuk seluruh warganya sembari memberlakukan lockdown untuk seluruh distrik mulai 17 Maret 2022 sampai 9 hari kedepan.

Namun, menjelang tengah malam, informasi tersebut dianulir dengan informasi yang baru.

Melalui siaran pers yang sampai ke ApakabarOnline.com, poelaksanaan pengujian menyeluruh untuk seluruh warga Hong Kong dan pelaksanaan lockdown di seluruh distrik di Hong Kong diundur pada 26 Maret 2022 hingga sembilan hari berikutnya yakni 3 April 2022.

Adapun skema teknis pelaksanaan compulsory universal testing (CUT) atau pelaksanaan tes menyeluruh, menurut juru bicara pemerintah Hong Kong hingga kini masih terus digodog penyempurnaannya.

Dalam keterangan persnya, sumber dari otoritas Hong Kong menyatakan sangat perlu mempertimbangkan banyak sisi sebelum memberlakukan dua rencana tersebut.

Disamping itu, otoritas Hong Kong terus berusaha melakukan pemenuhan suplai kebutuhan pokok warga agar selama pelaksanaan kedua rencana tersebut dilakukan, pemenuhan kebutuhan tidak menjadi masalah yang menganggu.

Disisi lain, warga diminta untuk tidak melakukan panic buying.

Untuk mengatasi kendala pemenuhan kebutuhan bahan pokok selama ini yang terhambat dengan semakin banyaknya driver lintas batas yang terpapar covid-19, otoritas Hong Kong bekerjasama dengan Pemerintah Daratan akan melakukan pemasokan kebutuhan barang dengan menggunakan kereta api.

Perjalanan kereta api pengangkut barang kebutuhan yang didatangkan dari China Daratan dijadwalkan akan tiba di Hong Kong siang hari ini (02/03/2022).

Kereta yang akan digunakan memiliki 9 gerbong barang dimana dengan ukurannya, diperkirakan akan melancarkan perjalanan pasokan berbagai barang kebutuhan dari daratan ke wilayah Hong Kong.

Tak hanya dengan kereta api, kedatangan pasokan barang pokok dengan menggunakan armada kapal laut dan udara juga akan dimaksimalkan lagi. []

Advertisement
Advertisement