January 17, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ribuan Calon PMI Gerudug Kantor Kemnaker RI

2 min read
-

JAKARTA – Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang demonstrasi di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Senin (18/10/2021).

Massa aksi diketahui melakukan aksi pawai atau long march dari kantor Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menuju titik aksi di depan Gedung Kemenaker yang berada tak jauh dari persimpangan jalan Rasuna Said (Kuningan) dan Gatot Subroto.

Massa mulai aksi sekitar pukul 09.30 WIB, hingga berita ini ditulis, demo masih berlangsung.

Sejumlah massa aksi terlihat membawa bendera Indonesia dan Korea Selatan, hingga poster bertuliskan “Buka kembali penempatan G to G Korea Selatan”, “Kami butuh penempatan di Korea Selatan”, dan beberapa poster lainnya.

Salah seorang pedemo, Utomo menyatakan unjuk rasa itu dilakukan untuk menuntut kejelasan status penempatan mereka. Ia mengatakan banyak dari para CPMI yang hadir hari ini sudah terkatung-katung statusnya sejak dua tahun lalu.

“Kita datang kesini buat minta hak kita kepada Kemenaker. Kami sudah lulus program G to G ke Korea Selatan, sudah lulus tes bahasa Korea Selatan tapi masih belum bisa berangkat,” ujarnya kepada awak media.

“Kita paham kalau alasannya karena pandemi Covid-19. Tapi pekerja migran dari negara lain seperti Timor Leste, Thailand, dan lain-lain sudah bisa. Ini yang kami tuntut,” ucap dia menambahkan

Sementara itu aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di lokasi demonstrasi. Sejumlah kendaraan pengurai massa hingga Water Canon juga nampak sudah disiagakan di titik aksi.

 

Membubarkan Diri Setelah Dimediasi

Massa aksi mulai bubar seiring berakhirnya demonstrasi sekitar pukul 12.40 WIB.

“Iya kita sudah selesai menyampaikan tuntutan kita, sekarang mulai membubarkan diri, balik lagi ke kota masing-masing,” jelas Ketua Koordinator Aksi Azis Yurianto saat ditemui di lokasi.

Azis Yurianto mengatakan, tuntutan yang dibawa oleh CPMI hari ini juga telah disampaikan dan diterima secara langsung oleh Dirjen Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Kemenaker.

Dalam mediasi tersebut, ia mengatakan, pihak Kemenaker telah berjanji akan menindaklanjuti seluruh aduan dan tuntutan dari pihak CPMI.

“Tadi sudah diterima dan akan ditindaklanjuti katanya. Jadi akan kami tunggu dahulu dalam waktu satu bulan, terhitung sejak hari ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, apabila masih belum ada perubahan dalam tenggat waktu tersebut, ia mengancam akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan eskalasi massa yang lebih banyak.

“Kita masih menunggu pemerintah, tapi kalau masih tidak ada perubahan juga (dalam satu bulan ke depan) akan dilakukan aksi lagi,” tuturnya. []

 

 

 

Advertisement
Advertisement