September 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sebagaimana Halnya Indonesia, Malaysia Juga Keluarkan Larangan Mudik Lebaran Sejak Ramadhan

1 min read

SHAH ALAM 22 MAC 2020. Anggota Polis Diraja Malaysia dibantu anggota Tentera Darat untuk menguatkuaskan Perintah Kawalan Pergerakan untuk memantapkan kawalan bagi menangani penularan Covid-19 ketika sekatan jalan raya di lebuh raya Guthrie menuju arah Shah Alam. NSTP/ASYRAF HAMZAH?

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Pemerintah malaysia melalui Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) telah memperingatkan bahwa akan memberikan tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba melintasi perbatasan negara untuk pulang ke rumah menjelang perayaan Ramadhan 2021.

Dilansir dari Harian Metro, Selasa (06/04/2021), Direktur Departemen Pencegahan Kejahatan dan Keamanan Masyarakat Bukit Aman Datuk Zainal Abidin Kasim mengatakan pihaknya akan memastikan pemeriksaan ketat dilakukan di setiap penghalang jalan dan hanya mengizinkan orang yang masuk jika memiliki dokumen perjalanan lengkap serta telah diizinkan untuk melintasi negara bagian itu.

Ia mengatakan pihaknya yakin akan ada peningkatan upaya perjalanan antar negara menjelang Ramadhan, yang diharapkan dimulai pada 13 April 2021 mendatang.

“Ada berbagai cara dan metode yang akan digunakan masyarakat untuk melintasi batas negara. Makanya, di pihak PDRM, semua pemeriksaan di roadblocks (SJR) akan kami perketat untuk memastikan tidak ada yang lolos,” katanya.

“Jika ada yang mencoba melintasi batas negara, tidak akan ada nasehat tetapi akan ditindak secara hukum terhadap individu yang terbukti melanggar prosedur operasi standar (SOP),” tambahnya.

“Apakah kita akan terus seperti ini selamanya? Karena masih ada orang di luar sana yang tidak memperhatikan SOP dengan serius. Mari kita bersama-sama mengikuti SOP-nya, agar kita bisa balik kampung,” sambung dia.

Kemudian, Zainal Abidin mengatakan hingga saat ini, ada sekitar 35 SJR yang diselenggarakan di setiap pintu masuk dan keluar serta perbatasan negara di seluruh pelosok tanah air.

“Kami akan melihat peningkatan jumlah kasus Covid-19 setiap hari. Kalau naik berarti kita akan meningkatkan SJR,” ujarnya. []

Advertisement
Advertisement