February 5, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sedang Hoho Hihe Virtual Dengan PMI Hong Kong, Kedok Polisi Palsu di Kantor Polisi Palsu Terungkap

2 min read

A Thai soldier keeps guard outside a scam center in O'Smach, Cambodia, Monday, Feb. 2, 2026, (AP Photo/Sakchai Lalit)

HONG KONG – Kejahatan online scam, perdagangan orang ke Kamboja, kerugian materi akibat rekening dipeloroti hingga kerugian psikologis akibat ditipu asmara, beberapa tahun belakangan marak menghiasi media masa.

Kamboja, menjadi salah satu kata kunci dari kejahatan diatas. Sebab berkali kali dari Kamboja terungkap sindikat perdagangan orang yang memaksa korbannya untuk menjadi scammer mencari korban dengan berbagai daya upaya jahatnya.

Terkini, sindikat scammer online berhasil diungkap Militer Thailand pada Selasa (03/02/2026) malam kemarin. Dimana lokasi dari kegiatan tersebut berada di perbatasan Thailand Kamboja.

Salah satu yang menjadi sorotan media berbasis Indonesia adalah, saat melakukan operasi, personil militer Thailand menangkap basah pelaku scammer tengah mengenakan seragam Polisi Republik Indonesia lengkap, duduk di sebuah ruangan yang diseting seolah olah sebuah kantor Polisi.

Polisi palsu tersebut tengah melakukan hoho hihe online dengan sebuah nomer area Hong Kong dimana lawan komunikasi videonya tengah dalam kondisi telanjang, sama sama tengah melakukan aksi masturbasi.

Sejatinya ruangan ini cukup tersembunyi dan terpisah dengan ruangan ruangan lain. Namun kecurigaan petugas bermula dari suara pekik perjuangan dalam bahasa Indonesia yang dia dengar, menuntun langkahnya untuk mencari sumber suara.

Kegiatan mereka harus terhenti, saat personil militer yang mengamati merasa cukup memperoleh bukti dan data, tanpa menunggu yang sedang hoho hihe virtual keduanya mendapatkan penuntasan.

Berdasarkan rekaman jejak percakapan keduanya, personil militer Thailand menemukan bukti bukti transaksi elektronik, dimana korban yang diduga kuat seorang pekerja rumah tangga asing di Hong Kong asal Indonesia telah berkali kali mengirimkan uang yang jumlahnya bikin geleng geleng kepala.

Pelaku (Polisi palsu) yang sama ternyata tidak hanya melakukan hal tersebut dengan PMI yang malam itu saja, namun ada beberapa PMI Hong Kong, PMI Taiwan, PMI Singapura, PMI KSA dan beberapa negara penempatan lain, diperlakukan serupa, dirayu, diluluhkan hatinya, diajak hoho hihe online, kemudian dipeloroti uangnya.

Dan hal mencengangkan, modus kantor palsu ternyata bukan hanya kantor Polisi Indonesia saja. Di kawasan tersebut, petugas menemukan berbagai kantor Polisi beberapa negara serta kantor bank beberapa negara. Namun kantor kantor tersebut fake office atau kantor palsu seluruhnya.

Detail dari kantor palsu memang cukup menyulitkan orang awam untuk membedakan, pasalnya penataan interior, bahkan hingga seragam sampai aktifitas orang orang disekitarnya sangat terencana dan tertata dengan rapi. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply