February 27, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sosialisasi Aturan, KJRI-BUMN Rangkul Pimpinan Organisasi PMI

2 min read
Informasi Pendaftaran Pemilih

ADMIRALTY – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong didukung oleh Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI dan Garuda Indonesia mengadakan sosialisasi dan pelatihan untuk pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Pelatihan diikuti oleh perwakilan dari 30 organisasi PMI.

Hadir di acara tersebut Konsul Jenderal Tri Tharyat, General Manager PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dodi Widjajanto, Chief Representative PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Hong Kong Roby F Sastraatmadja, Direktur BNI Remittance Eko Kristianto, Konsul Bea Cukai Imik Eko Putro, Konsul Kejaksaan Sri Kuncoro, dan Konsul Ketenagakerjaan Iroh Baroroh.

Menurut Konsul Imik, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan hal positif bagi PMI yang ada di Hong Kong. “Kegiatan ini intinya memberikan pemahaman terhadap aturan-aturan yang ada di KJRI, maupun yang dilaksanakan oleh teman-teman BUMN. Aturan itu antara lain tentang keimigrasian, kebeacukaian, perdagangan, dan informasi masalah hukum,” ungkapnya.

“Nah, pemahaman yang diberikan dalam sosialisasi dan pelatihan ini sedikit lebih mendalam. Jadi, bukan hanya penyampaian tentang informasi yang ada di Hong Kong ini, tetapi peraturan-peraturannya juga disampaikan,” lanjutnya.

Konsul Imik berharap peserta yang mengikuti pelatihan tersebut  bisa memberikan wacana tersendiri dan mengetahui lebih dalam. Sosialisasi dan pelatihan diadakan karena melihat dari data, banyak terjadi kasus yang menimpa disebabkan kurang memadainya informasi yang diperoleh PMI.

“Kegiatan kali ini kami mengundang wakil dari organisasi. Harapannya, dengan mengikuti sosialisasi dan pelatihan ini teman-teman yang mewakili organisasi bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri atas informasi itu serta mempunyai pemahaman yang mendalam, sehingga mereka bisa nyaman menyampaikannya kepada teman-teman ataupun kelompoknya,’’ tambahnya.

Dalam sambutannya di acara itu Konjen Tri Tharyat menegaskan dukungannya untuk kegiatan positif yang dilakukan BUMN di Hong Kong. “Saya setiap Minggu menyempatkan diri untuk ketemu teman-teman dan berbagai elemen masyarakat. Tapi yang selalu   saya tekankan, Costumer atau pelanggan kita 90 persen adalah PMI. Oleh karena itu, semua sumber daya yang kita miliki di KJRI ini akan kita kerahkan seluruhnya untuk kepentingan PMI,” ungkap Konjen Tri.

Konjen juga mengucapkan terima kasih kepada media berbahasa Indonesia di Hong Kong yang terus menyuarakan kedamaian serta menyampaikan hal-hal posistif, yang perlu diketahui oleh siapapun. Seperti, tentang kebijakan-kebijakan baru, masalah-masalah yang muncul dan hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian.

Kepada peserta, Konjen Tri berpesan agar mengikuti PMI yang sudah sukses, bukan yang berkasus hukum. “Saya sudah kunjungi beberapa pejara, 40 persen berkasus narkoba. Bukan pemakai, namun umumnya kurir karena tergiur oleh uang yang cepat dan diiming-imingi oleh janji-janji. Jadi jangan mudah tergiur,” ujarnya.

Terkait tema acara “BMI Cerdas Indonesia Bangga”, Konjen juga menyampaikan apresiasinya dan berharap nantinya PMI yang memutuskan kembali ke Tanah Air bisa berwirausaha, seperti membuka salon, katering, garmen, dan lainnya. “Apapun usahanya, yang penting halal. Saya terus mendorong teman-teman di KJRI maupun di perbankan untuk terus melakukan pembinaan sebanyak mungkin. Saya mohon teman-teman bisa menjadi trainer untuk teman-teman lainnya di organisasi masing-masing. Silahkan pakai  WhatsApp  group, Facebook dan sebagainya,’’ pesan Konjen Tri kepada puluhan peserta.

Advertisement
Advertisement