Super El Nino Bisa Sampai Kemarau 2027, Bencana Karhutla dan Kekeringan Berulang ?
2 min read
JAKARTA – Peneliti iklim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin memperingatkan pemerintah tentang potensi Super El Nino berlanjut hingga kemarau 2027. Ini artinya, kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi tahun ini bisa berulang di tahun depan.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, Erma menjelaskan, jika intensitas El Nino masih kuat pada April 2027, dampaknya berpotensi berlanjut hingga musim kemarau pada Mei-September 2027. “Sehingga, kemarau pada 2027, diprediksi lebih kering dari kondisi normalnya,” kata Erma, dikutip pada Senin (12/10/2026).
Alhasil, kondisi serupa tahun ini bisa berulang, meskipun kekeringan pada 2027 kemungkinan tidak lebih parah dibandingkan 2026. “Hal yang menarik adalah ini pertama kalinya dalam sejarah, El Nino berlangsung selama 2 siklus musim kemarau (durasi terlama dan intensitas terkuat),” ucapnya.
Data mingguan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan indeks Nino 3.4 mencapai 2,76 derajat C pada 8 Oktober 2026. Sedangkan, indeks Nino 1+2 yang dipantau National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat tercatat melampaui 4 derajat C.
Indeks Nino mengukur penyimpangan suhu muka laut dari rata-rata normalnya di wilayah tertentu di Samudra Pasifik. Indeks Nino 3.4 mengukur anomali suhu di wilayah Pasifik tengah hingga timur, sedangkan Niño 1+2 mengukur wilayah Pasifik paling timur, dekat pesisir Peru dan Ekuador.
Nilai positif yang tinggi menunjukkan suhu muka laut di wilayah tersebut lebih hangat dibandingkan kondisi normal. Erma menjelaskan, pemanasan yang masih terkonsentrasi di bagian timur Pasifik menjadi salah satu hal yang perlu dicermati.
Menurut dia, distribusi panas yang belum sepenuhnya bergeser ke barat dapat membuat penurunan intensitas El Nino membutuhkan waktu lebih lama.
“Hal ini karena distribusi panas belum sepenuhnya ditransfer ke barat. Dengan demikian, penurunan Super El Nino ini pun bakal membutuhkan waktu yang lama,” ucap dia. []
