September 27, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tak Hanya Bisa Gantikan Gandum, Sorgum Juga Bisa Menjadi Bahan Baku Gula Gantikan Tebu

2 min read

JAKARTA – Tanaman sorgum bukan saja menghasilkan biji yang bisa diolah sebagai sumber karbohidrat. Batang dan daunnya pun bermanfaat. Batang dari varietas sorgum manis memiliki kandungan cairan yang bisa diolah menjadi pemanis layaknya gula dari tebu.

Guru Besar IPB University Edi Santosa menjelaskan, pihaknya telah lama mengkaji potensi nira hasil perasan batang varietas sorgum manis sebagai pemanis.

“Sorgum yang batangnya bisa diperas untuk menghasilkan nira sebetulnya sudah lama kami kaji, tapi memang kalau dibandingkan dengan tebu produktivitasnya masih agak jauh,” kata Edi ketika dihubungi, Kamis (08/09/2022).

Bila dibandingkan dengan gula dari tebu, sorgum masih kalah, baik dari segi rendemen maupun produktivitasnya. Kendati demikian, lanjut Edi, pengolahan batang sorgum varietas manis menjadi gula bisa dilakukan terlebih dahulu dalam skala kecil yang diharapkan bisa berlanjut ke skala besar untuk bersaing dengan gula dari tebu.

“Sorgum ini memang prospektif tetapi untuk skala besar masih perlu jalan panjang untuk bisa menggantikan tebu. Bisa bersanding saja dulu dengan (gula) tebu itu sudah bagus,” katanya.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian optimistis sorgum bisa menggantikan gula dari tebu di masa depan. Pasalnya, kadar gula dalam varietas sorgum manis cukup tinggi.

Kandungan brix (derajat satuan untuk menggambarkan kadar kandungan gula padat yang terlarut dalam larutan air) atau kadar gula manis di salah satu varietas sorgum manis, yaitu Bioguma, dinilai cukup tinggi, bahkan bisa sama dengan tebu. Ada juga petani yang mulai melirik Bioguma ini untuk bahan baku gula.

Pemerintah mulai menggalakkan budidaya sorgum karena memiliki potensi menjadi pengganti gandum. Selain bijinya, batang dan daun sorgum juga bisa diolah menjadi produk pangan dan pakan.

Adapun realisasi pengembangan sorgum hingga Juni 2022 berkisar 4.355 hektare, yang tersebar di 6 provinsi dengan total produksi 15.243 ton atau produktivitas 3,63 ton per hektare. Di tahun 2023 pemerintah menargetkan pengembangan lahan budidaya sorgum seluas 115 hektare yang ditempatkan di beberapa wilayah di Indonesia. Dan pada tahun 2024 seluas 154 hektare. []

 

Advertisement
Advertisement