December 9, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Terbongkar, Menyamar Sebagai Wanita atau Pria Indonesia di Hong Kong, Pakai Nomor Indonesia, Ujung-Ujungnya …

2 min read
-

HONG KONG –  Jangan buru-buru tergiur saat menerima pesan teks di WhatsApp dari wanita cantik yang tidak Anda kenal. Anda bisa dikibuli habis-habisan.

Penipu menyamar sebagai wanita muda dalam pesan teks yang disebarkan kepada kaum pria, dan sebaliknya, akan menyamar menjadi pria jika targetnya kaum hawa.

Mngutip Straits Times Sabtu (27/03/2021), tipu muslihat yang semakin umum di platform seperti WhatsApp menampilkan gambar seorang wanita dan pesan yang dimulai dengan: “Hai, saya sudah lama tidak mendengar kabar dari Anda.”

Pengirim sering mengklaim berbasis di Hong Kong.

Polisi mengatakan pesan tersebut bertujuan untuk memikat penerima agar berkomunikasi lebih lanjut dengan para penipu, yang bermaksud phishing untuk mendapatkan informasi pribadi dan mungkin menipu mereka agar menyerahkan dana.

“Dalam kasus seperti itu, pengirim (biasanya dengan awalan ‘+62’) akan mengklaim telah mengubah nomor ponselnya dan menyatakan keprihatinan atas kesejahteraan penerima di tengah situasi Covid-19 saat ini,” kata polisi.

“Penerima nantinya akan diperintahkan untuk membalas ke nomor WhatsApp yang berbeda (biasanya dengan awalan ‘+852’) untuk melanjutkan percakapan.”

+62 adalah kode negara Indonesia, sedangkan +852 adalah nomor telepon dari Hongkong.

Anggota masyarakat harus memblokir pengirim dan melaporkan nomor telepon mereka ke platform pengiriman pesan melalui saluran pelaporan dalam aplikasi, kata polisi.

Mereka juga disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan berikut:

  1. Pertama, abaikan pesan dan jangan terlibat dengan penipu;
  2. Berhati-hatilah saat berteman dengan orang asing secara online;
  3. Jangan pernah mengirim uang kepada orang yang tidak Anda kenal atau belum pernah bertemu secara langsung;
  4. Jangan klik link URL mencurigakan yang disediakan. Jika ragu, selalu verifikasi keaslian informasi dengan situs web resmi atau sumber alternatif;
  5. Jangan pernah membagikan kredensial masuk rekening bank dengan siapa pun.

Mereka yang memiliki informasi tentang scammer atau telah menerima pesan mencurigakan dapat menghubungi terdekat. []

Advertisement
Advertisement