Terdampak Corona, Mulai April Cathay Pacific Tak Lagi Terbang ke Juanda dan Ngurah Rai

Prime Banner

HONG KONG – Dampak wabah virus corona mempengaruhi berbagaai sektor, termasuk sektor penerbangan. Banyak maskapai penerbangan di dunia mengurangi, bahkan menghentikan rute penerbangan mereka lantaran pelarangan terbang dari dan ke rute tujuan, hingga penurunan jumlah penumpang.

Hal tersebut juga dialami oleh maskapai langganan PMI Hong Kong, Cathay Pacific.

Dalam keterangtan resmi yang disampaikan kepada awak media serta kerterangan resmi di official laman sosial media mereka, Manajemen Cathay Pasific mengumumkan melakukan penghentian penerbangan ke beberapa rute mulai April hingga Mei 2020.

Tak hanya menghentikan, rute-rute tertentu tetap dilayani namun frekwensi penerbangannya hanya akan dilakukan seminggu sekali.

“Sebagai maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong, penting bagi kami untuk terus menyediakan jaringan penumpang dan kargo dari dan ke Hub Hong Kong. Kami berusaha mempertahankan jumlah penerbangan yang terbatas ke dan dari tujuan utama di jaringan kami, memastikan penerbangan-penerbangan utama ini tetap berjalan normal,” kata Cathay Pacific Chief Customer and Commercial Officer, Ronald Lam.

Cathay Pacific kini hanya akan mengoperasikan tiga penerbangan per minggu ke 12 tujuan, yaitu London (Heathrow), Los Angeles, Vancouver, Tokyo (Narita), Taipei, New Delhi, Bangkok, Jakarta, Manila, Kota Ho Chi Minh, Singapura dan Sydney. Sedangkan Cathay Dragon akan mengoperasikan tiga penerbangan per minggu ke 3 tujuan yakni Beijing, Shanghai (Pudong), dan Kuala Lumpur.

Selain Rute tersebut, untuk sementara dihentikan hingga bulan Mei 2020 nanti. Bandara internasional Juanda dan Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, yang merupakan salah satu Bandara internasional favorit tujuan PMI Hong Kong mendarat di tanah ir, untuk sementara tidak dilayani penerbangan Cathay Pacific.

Lam menambahkan,  maskapainya tidak punya pilihan selain mengurangi kapasitas penumpang secara signifikan karena pembatasan perjalanan semakin mempersulit pelanggan untuk melakukan perjalanan. Akibatnya, permintaan menurun secara drastis.

Beberapa agen travel yang melayani penjualan tiket Cathay Pacific dan Dragon Air, mulai kemarin tampak telah menyampaikan  himbauan kepada customer mereka.

Chandra Travel misalnya, melalui akun official facebooknya, Chandra Travel menghimbau seluruh PMI Hong Kong yang sedang cuti agar segera kembali ke Hong Kong maksimal tanggal 28 Maret esok, atau mereschedule tiketnya segera. Pasalnya, jika tidak kembali maksimal pada tanggal tersebut, maka tiket yang telah dipegang disebut akan hangus dan baru bisa terbang lagi ke Hong Kong pada bulan Juni 2020.

Bagi yang telah memegang tiket dan ingin melakukan reschedule atau refound, silahkan simak keterangan di laman official cathay pacific atau menghubungi agen travel langganan anda. []

You may also like...