August 8, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tergeletak Dibawah Jembatan, Ternyata PMI Asal Kediri Telah Meninggal Dunia

2 min read
Meninggal Dibawah Jembatan Penyeberangan (Foto Facebook)

Meninggal Dibawah Jembatan Penyeberangan (Foto Facebook)

HONG KONG – Sesosok perempuan didapati tergeletak dibawah sebuah jembatan penyeberangan pada Minggu (12/06/2022).

Perempuan yang mengenakan kaos merah dan bawahan hitam tersebut tampak tidak bergerak.

Pada perempuan tersebut ditemukan identitas berupa paspor WNI serta KTP Republik Indonesia atas nama Birotin, warga Desa Deyeng Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Didekat tubuh Birotin tercecer beberapa properti pakaian dan kain.

Hari itu, Birotin diketahui sudah tidak bernafas lagi. Birotin dinyatakan meninggal dunia. Jasadnya ditemukan dibawah jembatan penyeberangan kawasan Ulu Kelang Selangor, Malaysia pada Minggu 13 Juni 2022 kemarin.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar disosial media, salah satunya akun facebook Mohd Taufiq yang turut membagikannya.

Pasalnya, hanya identitas dan tidak diketahui siapa keluarga almarhumah.

“Assalamualikum’

Kepada shbt fb.

 Innalilahiwainna ilaihiroji’un

Di maklum kan kepada rakan rakan semua’ bahwa nama dan gambar yang tertera di muka skrin ini sekira nya rankan rakan sekalian mengenali ahli waris nya sila datg ke hospital kuala lunpur utk memudah kan buat rujukan utk tuntutan mayat  karena nma yg tersebut di atas telah meninggal dunia pada 12-06-22 di bawah jejantas melawati ulu kelang selangor’ alfatihah buat beliau moga roh nya bersma org2 yg beriman amiin” demikian akun Mohd Taufiq mengunggahnya disertai dengan tiga foto.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono mengatakan diunggahan tersebut kemarin (14/06/2022), bahwa pemerintah RI melalui KBRI Kuala Lumpur telah berhasil menghubungi keluarga almarhumah.

“Sudah ditangani dan akan dimakamkan di sisi dengan izin keluarga” jelas Hermono.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penyebab meninggalnya Birotin lantaran proses pemeriksaan jenazah belum kelar hasilnya untuk dipublikasikan. []

Advertisement
Advertisement